Rahmawati : Sistem PPDB Online 2017, Mengganggu Warga Masyarakat Khususnya Kota Bekasi

- Redaksi

Selasa, 11 Juli 2017 - 13:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Rahmawati, Memantau Warga yang mnegisi berkas formuli di pengaduan PPDB Online 2017 di SMA 6 Negeri Kota Bekasi

i

Rahmawati, Memantau Warga yang mnegisi berkas formuli di pengaduan PPDB Online 2017 di SMA 6 Negeri Kota Bekasi

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Anggota komisi IV DPRD Kota Bekasi Rahmawati melakukan sidak di SMA 6 Negeri Kota Bekasi di Jalan Asri Lestari Raya, Jaka Setia, Bekasi Selatan. Kota Bekasi, pukul 09.00 WIB, terkait pengaduan Sistem PBBD Online 2017 yang kerap merugikan warga masyarakat Kota Bekasi, Senin (11/07/2017)

Rahmawati mengatakan, ” Ada siswa bernama Hirza Aniqoh Napitupulu warga Jalan Nangka No. 5 RT 04/RW 12 Cakung, Jati Mekar, Jati Asih yang memberikan info kepada saya, bahwa harusnya nemnya 30,95 terdaftar masuk di SMA 6 Negeri Kota Bekasi, tetapi ini tidak terdaftar masuk dalam sistem PPDB Online,” ungkap Rahmawati kepada RakyatJabarNews.com.

Baca Juga :  Merugikan Masyarakat, Warga Ciketingudik Gruduk Sekolah SMKN 2 Kota Bekasi

“Kok bisa NEM 30,95 tidak terdaftar masuk SMA 6 Negeri Kota Bekasi, sementara NEM yang terkecil 30,6 masuk dalam dan diterima di SMA 6 Negeri Kota Bekasi, ” jelas Rahmawati.

lanjut Rahmawati,ternyata bukan hanya satu orang yang tergeser dalam pendaftaran sistem PPDB online. Setelah dicek di posko pengaduan, ada 4 orang yang tidak termasuk dalam sismtem jaringan PPDB Online.

“kemungkinan besar servernya eror,sejak pembukaan penerimaan siswa ajaran tahun 2017 ini, jadi untuk Disdik Kota Bekasi Harus koordinasi  dengan pusat Pemrov Jabar, jadi pastinya dampaknya sangat merugikan warga masyarakat Kota Bekasi,” paparnya.

Baca Juga :  Wakil Walikota Bekasi Sidak ke SDN 9 dan 13 Kota Bekasi

Rahmawati mengimbau, harusnya Dinas Pendidikan Kota Bekasi memfasilitasi siswa ataupun siswi yang terdzolimi dan harus di perjuangkan ke Pemrov Jabar ke depan.

” Bukan hanya itu saja, Disdik Kota Bekasi juga harus lebih siap lagi memantau kondisi dilapangan terkait keluhan-keluhan siswa dan siswi warga Kota Bekasi,” jelasnya.

Saya harap, kewenangan SMU, SMA, SMK dikembalikan lagi ke Pemerintahan Kota Bekasi, ” tandasnya. (Ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
Ratusan Pedagang Pasar Baru Geruduk DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi Desak Wali Kota Bertindak
277 Siswa Kota Bekasi Raih Pramuka Garuda, Tri Adhianto Minta Jadi Teladan
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:56 WIB

Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Rabu, 2 September 2026 - 16:41 WIB

Ratusan Pedagang Pasar Baru Geruduk DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi Desak Wali Kota Bertindak

Rabu, 2 September 2026 - 12:54 WIB

277 Siswa Kota Bekasi Raih Pramuka Garuda, Tri Adhianto Minta Jadi Teladan

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter

Berita Terbaru

GIIAS Bandung 2026 siap mengguncang Jawa Barat! Sebanyak 19 merek kendaraan bakal meramaikan pameran, termasuk lima merek baru dan yang kembali hadir. Jangan lewatkan deretan mobil, motor, hingga teknologi otomotif terbaru.

Bandung

GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek, Ada 5 Merek Baru

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:26 WIB