Walikota Bekasi Hentikan Operasional Dua Pabrik

- Redaksi

Kamis, 5 Oktober 2017 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, Ariyanto Hendrata Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi memutuskan untuk menyegel dan menghentikan operasional dua buah pabrik yang berada di hulu Kali Bekasi, tepatnya di wilayah kecamatan Bantargebang.

Dua pabrik yang diketahui milik PT Prima Kremasindo dan PT Prima Baja Utama disegel oleh Pemerintah Kota Bekasi akibat dugaan pembuangan limbah dan Batubara ke Kali Bekasi sehingga menimbulkan pencemaran air baku.

Baca Juga :  Kemenko Maritim Kaji Teknologi Piramid Desalinator di PT Anta Tirta

“Ini kita segel, enggak boleh beroperasi sampai kewajibannya dipenuhi. Mereka (pabrik) ini banyak pelanggarannya,” geram pria yang akrab disapa Bang Pepen, pada Rabu, (4/10/2017).

Baca Juga :  Pj Bupati Bekasi Terbitkan SE Kegiatan Study Tour

Selain itu, saat inspeksi mendadak berlangsung, Dinas Lingkungan Hidup juga menemukan beberapa pelanggaran lain yang dilakukan oleh kedua perusahaan tersebut yang berhubungan dengan lingkungan.

“PT Prima Kremasindo ini terbukti melanggar Garis Sempadan Sungai (GSS), tidak memiliki dokumen lingkungan dan tidak memiliki izin untuk limbah Bahan berbahaya dan beracun, juga tidak punya Surat Izin Pembuangan Limbah Cair serta izin pengambilan air tanah,”

Baca Juga :  Orang Bekasi Terpinggirkan Adanya Pembangunan Megah Meikarta

“Kedua, PT. Prima Baja Utama tidak mengoperasikan IPAL-nya (Instalasi Pengolahan Air Limbah), SIPLC ada tapi belum dievaluasi, dan tingkat keasaman dari limbahnya melebihi baku mutu, jadi kita segel,” ujar Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Kustantina.(ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fahrul Fauzi: Meningkatnya Laporan Menunjukkan Kesadaran Masyarakat Kian Baik
Hari Anak Nasional, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Soroti Perlindungan Anak
PAD Kota Bekasi Baru 85 Persen, PKS: WTP Tak Boleh Jadi Alasan Berpuas Diri
XLSMART Resmi Raih Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Tanggapi Aspirasi Pegawai, Perumda Tirta Bhagasasi Pastikan Layanan Air Tetap Normal
1.564 Anggota BPD Dilantik, Asep Surya Atmaja Tegaskan Netralitas dan Kolaborasi Desa
Asep Sebut SK Anggaran Pilkades Sudah Ditandatangani, Pemkab Bekasi Siapkan Rp59 Miliar
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:44 WIB

Fahrul Fauzi: Meningkatnya Laporan Menunjukkan Kesadaran Masyarakat Kian Baik

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:12 WIB

Hari Anak Nasional, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Soroti Perlindungan Anak

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:43 WIB

PAD Kota Bekasi Baru 85 Persen, PKS: WTP Tak Boleh Jadi Alasan Berpuas Diri

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:03 WIB

XLSMART Resmi Raih Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:20 WIB

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Berita Terbaru

Jajaran manajemen Geely Auto Indonesia berfoto bersama Geely Coolray di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok. SUV bermesin bensin (ICE) pertama Geely di Indonesia ini resmi memasuki masa pre-book menjelang peluncuran harga pada GIIAS 2026.

Otomotif

Geely Buka Pre-Book Coolray, SUV ICE Pertama di Indonesia

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:32 WIB