Demi Pelayanan Masyarakat, Kecamatan Bekasi Timur Miliki Layanan Jemput Bola dan Antar Langsung

- Redaksi

Kamis, 14 September 2017 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Perekaman E-KTP di Kecamatan Bekasi Timur menggunakan sistem jemput bola. Artinya, peralatan dan hal-hal yang diperlukan untuk merekam data, dibawa semua, misalnya ke sekolah.

Jadi, diharapkan para siswa yang sudah mencapai usia memiliki KTP, bisa menggunakan layanan-layanan dari pemerintah, seperti kartu sehat.

Sekretaris Kecamatan Bekasi Timur, Fitri Widyati, mengatakan bahwa sudah ada 35 ribu sekian yamg sudah masuk datanya. Selain angka tersebut, ada juga beberapa yang masih belum melakukan rekaman.

Baca Juga :  Aduh, dari 30-an Unit Koperasi Desa, Hanya 2 Unit yang Bertahan di Cirebon

“Jadi, setelah perekaman harus pilih satu, karena ada yang punya dua KTP sebelumnya,” ungkapnya kelada RakyatJabarNews.com saat Kamis (14/9).

Meskipun banyak beredar di masyarakat tentang masa beelaku E-KTP yang sudah habis dan harus diperpanjang, itu tidak perlu, selama datanya tidak berubah.

Baca Juga :  Inilah Penjelasan Menkopolhukam Terkait Isu Terkini

“Karena ada edaran dari Kemendagri. Jadi, kalau E-KTP berlaku seumur hidup. Apabila tercantum masa berlakunya, masih tetep bisa berlaku. Kecuali dia ganti alamat, status, sekaligus datanya diganti seumur hidup,” jelasnya.

Menanggapi komplain dari masyarakat, Fitri mengakui itu hal yang pasti. Namun, pihaknya berusaha meminimalisirnya.

Baca Juga :  Pahlawanku Inspirasiku, Ketua DPRD Kota Cirebon Pimpin Apel Hari Pahlawan

“Di sini ada layanan antar langsung. Kita sudah launching sejak 1 September 2017 lalu. Jadi, warga ke sini yang perlu pelayanan, baik itu KTP, KK, Akte, dan lain-lain, kalau sudah selesai yang mengantarkan ke rumah langsung adalah kita.

Kita ke depannya ingin lebih baik lagi dan bisa menjalankan program dengan baik,” harapnya.(Ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Kota Bekasi Dalami Dugaan Pelecehan Verbal di Satpol PP, Empat Korban Sudah Dimintai Keterangan
DPRD Kota Bekasi Soroti Temuan BPK, Potensi Pajak Hotel Rp2,7 Miliar Diminta Segera Ditagih
Kabupaten Bekasi Kejar Target Pajak Rp3,8 Triliun untuk Dukung Pembangunan
Bapenda Kabupaten Bekasi Optimistis Capai Target PAD 2026, Gencarkan Penggalian Potensi Pajak
DPRD Kota Bekasi Soroti Dana Hibah Rp100 Juta per RW, Baru 65 RW Ajukan Pencairan
Tri Adhianto Evaluasi 364 ASN Tak Hadir Apel, Pemkot Bekasi Telusuri Kendala Presensi Mobile
Bapemperda DPRD Kabupaten Bekasi Prioritaskan Pembahasan Raperda Desa dan Kepariwisataan
Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Satukan Masyarakat, Plt Bupati Bekasi: Bekasi Harus Jadi Super Team

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:38 WIB

DPRD Kota Bekasi Dalami Dugaan Pelecehan Verbal di Satpol PP, Empat Korban Sudah Dimintai Keterangan

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:30 WIB

DPRD Kota Bekasi Soroti Temuan BPK, Potensi Pajak Hotel Rp2,7 Miliar Diminta Segera Ditagih

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:25 WIB

Kabupaten Bekasi Kejar Target Pajak Rp3,8 Triliun untuk Dukung Pembangunan

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:00 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Optimistis Capai Target PAD 2026, Gencarkan Penggalian Potensi Pajak

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:54 WIB

DPRD Kota Bekasi Soroti Dana Hibah Rp100 Juta per RW, Baru 65 RW Ajukan Pencairan

Berita Terbaru