Menkes di Bravo 500 Summit 2026: Target Usia Hidup Sehat Naik, Digitalisasi Jadi Kunci

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin saat menghadiri Bravo 500 Summit 2026, pada Kamis 11 Juni 2026.

i

Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin saat menghadiri Bravo 500 Summit 2026, pada Kamis 11 Juni 2026.

JAKARTA – Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa transformasi digital menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia, khususnya dalam memperpanjang usia hidup sehat.

Hal tersebut disampaikan dalam ajang Bravo 500 Summit 2026 yang digelar di Ballroom Hotel Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Saat ini, rata-rata usia harapan hidup masyarakat Indonesia mencapai 76 tahun. Namun, pemerintah menilai tantangan sebenarnya bukan sekadar memperpanjang usia, melainkan memastikan masyarakat tetap sehat hingga usia lanjut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Target kita bukan hanya hidup lebih lama, tapi hidup lebih sehat. Usia hidup sehat saat ini sekitar 60 tahun, dan kita dorong naik menjadi 65 tahun,” ujar Budi.

Ia menjelaskan, banyak masyarakat yang hidup hingga usia lanjut, tetapi mengalami penurunan kesehatan sejak usia 60-an akibat penyakit degeneratif seperti stroke, demensia, Parkinson, hingga gangguan mobilitas.

Baca Juga :  Jelang Libur Panjang Natal 2020, Jasa Marga Mengimbau Pengguna Jalan Mematuhi Protokol Kesehatan dan Aturan Pemerintah

“Percuma hidup panjang kalau 10–15 tahun terakhir diisi dengan sakit. Yang kita kejar adalah masyarakat tetap sehat tanpa penyakit kronis hingga usia lanjut,” tegasnya.

Digitalisasi Ubah Total Layanan Kesehatan

Menkes menekankan, kemajuan teknologi digital telah mengubah wajah layanan kesehatan secara drastis. Kini, masyarakat di daerah terpencil tidak lagi kesulitan berkonsultasi dengan dokter berkat layanan telemedicine.

Selain itu, teknologi robotik dan kecerdasan buatan (AI) juga mulai digunakan dalam tindakan medis. Bahkan, dokter muda kini bisa terbantu sistem pintar yang memberikan panduan real-time saat prosedur berlangsung.

Di sisi lain, teknologi genomik memungkinkan deteksi dini berbagai penyakit berbasis DNA. Risiko obesitas, kanker, hingga penyakit kronis lainnya kini dapat diprediksi dan ditangani lebih cepat.

Baca Juga :  Tak Perlu Hubungi CS Lagi! MyXL Hadirkan Fitur Cek Tiket Aduan Biar Semua Laporan Bisa Dipantau Langsung

Indonesia Bangun “Harta Karun” Data Kesehatan

Pemerintah juga tengah membangun sistem big data kesehatan nasional melalui platform “Satu Sehat” yang mengintegrasikan seluruh data fasilitas kesehatan.

Saat ini, sistem tersebut mencakup:

  1. 3.200 rumah sakit
  2. 25.000 klinik
  3. 12.000 apotek
  4. 6.000 laboratorium

Tak hanya itu, Indonesia juga mulai mengembangkan database genomik populasi yang berpotensi menjadi salah satu yang terbesar di dunia.

“Tidak banyak negara yang punya ratusan juta data kesehatan terintegrasi. Ini adalah ‘harta karun’ untuk riset dan pengembangan layanan kesehatan,” jelasnya.

Masa Depan: Pengobatan Presisi dan Regeneratif

Dengan dukungan digitalisasi dan bioteknologi, layanan kesehatan ke depan akan mengarah pada pengobatan presisi (precision medicine), yakni terapi yang disesuaikan dengan kondisi genetik masing-masing individu.

Baca Juga :  Liburan Natal dan Tahun Baru 2024Trafik Data XL Axiata Naik 15%

Ilmu pengetahuan kini mulai mampu memahami struktur tubuh manusia hingga tingkat molekuler, termasuk miliaran DNA dan sel saraf di otak. Hal ini membuka peluang untuk mendeteksi sekaligus memperbaiki penyebab penyakit secara lebih akurat.

Bahkan, teknologi regeneratif mulai dikembangkan untuk memperbaiki jaringan tubuh yang rusak. Saat ini, organ seperti hati sudah diketahui mampu beregenerasi, dan penelitian terus dikembangkan untuk organ lainnya.

Kolaborasi Jadi PenentuMenutup paparannya, Menteri Kesehatan menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan perusahaan teknologi dalam mempercepat transformasi sistem kesehatan nasional.

“Dengan data yang kuat dan teknologi yang tepat, kita bisa memperpanjang usia hidup sehat sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia,” pungkasnya. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

XLSMART & KOMDIGI Luncurkan DigiHer, Target 2,4 Juta Perempuan Digital 2026
Menkomdigi Meutya Hafid Ingatkan Risiko AI, Pemerintah Siapkan Regulasi Ketat
Besok Dibuka! Jakarta Fair 2026 Hadir Lebih Besar, Ada 2.800 Tenant & Nobar Piala Dunia
SMARTFREN Resmi Bertransformasi, Klaim Jadi “Jagoan Sinyal Se-Indonesia” dan Gelar SMARTFREN Run 2026
XLSMART Luncurkan ESTA Prime, Targetkan Jaringan 5G Menjangkau 88 Kota pada 2026
XLSMART Tancap Gas Perluas Jaringan 5G, Borong Penghargaan Transparansi Emisi Karbon 2026
Konser Slank hingga JKT48 Siap Meriahkan Jakarta Fair 2026, Simak Jadwal dan Harga Tiketnya
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Kembali Digelar, Dorong Ekonomi dan UMKM Nasional

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:38 WIB

XLSMART & KOMDIGI Luncurkan DigiHer, Target 2,4 Juta Perempuan Digital 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:06 WIB

Menkomdigi Meutya Hafid Ingatkan Risiko AI, Pemerintah Siapkan Regulasi Ketat

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:07 WIB

Menkes di Bravo 500 Summit 2026: Target Usia Hidup Sehat Naik, Digitalisasi Jadi Kunci

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:08 WIB

SMARTFREN Resmi Bertransformasi, Klaim Jadi “Jagoan Sinyal Se-Indonesia” dan Gelar SMARTFREN Run 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 15:47 WIB

XLSMART Luncurkan ESTA Prime, Targetkan Jaringan 5G Menjangkau 88 Kota pada 2026

Berita Terbaru

Suasana pembukaan Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series 2026 di BSCC Dome Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (10/6/2026). Pameran ini menghadirkan ratusan perusahaan dari sektor energi, pertambangan, dan konstruksi untuk mendorong investasi serta pertumbuhan industri di Indonesia Timur.

Nasional

IEE Series 2026 Digelar Perdana di Balikpapan

Kamis, 11 Jun 2026 - 13:40 WIB