Hantavirus Mulai Diwaspadai di Bekasi, Dinkes Siagakan Puskesmas dan Rumah Sakit

- Redaksi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

i

Ilustrasi

Kabupaten Bekasi – Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran Hantavirus menyusul maraknya pemberitaan kasus penyakit tersebut di sejumlah daerah.

Langkah antisipasi dilakukan melalui penguatan deteksi dini di fasilitas layanan kesehatan serta edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Supriadinata, mengatakan pihaknya telah menyiapkan fasilitas pelayanan kesehatan beserta tenaga medis untuk melakukan screening awal terhadap dugaan kasus Hantavirus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah menyiapkan puskesmas, rumah sakit, klinik, serta tenaga kesehatan untuk melakukan screening awal terhadap penyakit Hantavirus,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hingga Selasa (26/5/2026), Kabupaten Bekasi masih nihil laporan kasus Hantavirus baik dari rumah sakit, puskesmas maupun klinik.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan: Peran Media Sangat Penting di Era Covid-19 Agar Masyarakat Paham

“Per hari ini, 26 Mei 2026, Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi belum menerima laporan kasus Hantavirus baik dari rumah sakit, puskesmas maupun klinik,” katanya.

Selain memperkuat kesiapsiagaan fasilitas kesehatan, Dinkes Kabupaten Bekasi juga memberikan pelatihan kepada tenaga kesehatan terkait pengenalan gejala dan screening awal penyakit tersebut.

Menurut Supriadinata, gejala Hantavirus memiliki kemiripan dengan demam berdarah dan tifoid, seperti demam tinggi, nyeri otot, kelelahan hingga sesak napas.

“Hantavirus memiliki gejala yang mirip dengan demam berdarah dan tifoid, seperti demam tinggi, nyeri otot, kelelahan, hingga sesak napas,” katanya.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Semprot Disinfektan di Tempat Sarana Publik

Ia menambahkan, Hantavirus umumnya ditularkan melalui hewan pengerat seperti tikus yang hidup di lingkungan kotor, lembap, dan dekat sumber makanan maupun tumpukan sampah.

“Kalau tikus itu binatang pengerat yang suka hidup di daerah kotor dan banyak makanan, seperti dekat pasar maupun tempat pembuangan sisa makanan,” ujarnya.

Karena itu, masyarakat diimbau menjaga kebersihan lingkungan, rutin mencuci tangan, menutup lubang yang berpotensi menjadi sarang tikus, serta melakukan pengendalian populasi tikus melalui kerja bakti lingkungan.

“Masyarakat kami imbau menjaga kebersihan lingkungan, rajin cuci tangan, serta membersihkan tempat-tempat yang diduga menjadi sarang tikus,” katanya.

Baca Juga :  Pocari Sweat Run 2025 Resmi Digelar di Kota Bandung, Balai Kota Bandung Jadi Titik Start

Dinkes Kabupaten Bekasi juga memperkuat sistem surveilans melalui deteksi dini, investigasi kasus terduga, analisis data, hingga pelaporan berjenjang kepada pemerintah provinsi.

“Peran surveilans yang utama adalah deteksi dini. Kalau ada terduga kasus, kami lakukan investigasi, analisis data, dan tindak lanjut pelaporan ke provinsi,” ujar Supriadinata.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak panik apabila mengalami gejala yang mengarah pada Hantavirus dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Masyarakat jangan panik, tetap menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan,” katanya. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur
HiLo Resmi Dukung Satya Wacana Salatiga sebagai Official Protein Partner IBL 2026
Tips Olahraga Saat Puasa ala dr Andhika Raspati di Hilo x Satya Wacana Salatiga
Warga Keluhkan Bau, DLH Bekasi Temukan Indikasi Pencemaran
Wakil Wali Kota Bekasi Tinjau Operasi Katarak: Cahaya Baru untuk Lansia di Hari Kesehatan Nasional
Bukan Sci-Fi, Ini Nyata! Robot Canggih Hadir di RS Mitra Keluarga Bekasi Timur
DLH Kota Bekasi Tindak Cepat Laporan Warga soal Dugaan Pencemaran Lingkungan di Bojong Menteng

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:47 WIB

Hantavirus Mulai Diwaspadai di Bekasi, Dinkes Siagakan Puskesmas dan Rumah Sakit

Minggu, 12 April 2026 - 18:52 WIB

Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026

Selasa, 7 April 2026 - 08:33 WIB

IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:08 WIB

HiLo Resmi Dukung Satya Wacana Salatiga sebagai Official Protein Partner IBL 2026

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:36 WIB

Tips Olahraga Saat Puasa ala dr Andhika Raspati di Hilo x Satya Wacana Salatiga

Berita Terbaru