Hari Pertama Kerja 2026, Plt Bupati Bekasi Sidak Dinas dan Puskesmas: Pelayanan Jadi Sorotan

- Redaksi

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi – Mengawali hari pertama kerja di tahun 2026, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah perangkat daerah dan kecamatan di Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Jumat (2/1/2026). Sidak ini dilakukan untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal sekaligus meninjau kondisi pendapatan daerah di awal tahun.

Beberapa lokasi yang disambangi antara lain Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), kantor kecamatan, hingga puskesmas.

Dalam kunjungannya ke DPMPTSP, Plt. Bupati Asep menegaskan bahwa ke depan layanan perizinan harus benar-benar menerapkan sistem satu pintu, tanpa banyak “jendela” pelayanan. Ia menilai pelayanan yang sederhana, cepat, dan berkualitas akan berdampak langsung pada perbaikan kinerja Monitoring Center for Prevention (MCP).
“Saya ingin PTSP betul-betul satu pintu. Dengan pelayanan yang bagus, saya beri waktu 15 hari. Insya Allah MCP kita akan lahir dan membaik,” tegasnya.

Sidak kemudian dilanjutkan ke Bapenda untuk memantau langsung aktivitas pendapatan daerah. Meski masih dalam suasana libur, Asep mengapresiasi tingkat kehadiran aparatur sipil negara (ASN) yang hampir 100 persen, meskipun jumlah masyarakat yang datang belum terlalu ramai.
“Kita lihat pendapatan daerah. Masyarakat yang datang memang belum banyak karena masih libur, tapi ASN-nya hampir semua masuk,” ujarnya.

Di Disdukcapil dan kantor kecamatan, Plt. Bupati menilai pelayanan dasar kepada masyarakat berjalan cukup baik dengan tingkat kehadiran pegawai yang juga hampir penuh. Ia turut menyoroti keterkaitan layanan kecamatan dengan Dukcapil, termasuk pemantauan persoalan kemiskinan ekstrem yang terus dilakukan hingga tingkat kecamatan.

Baca Juga :  4 Perkumpulan Jurnalis Bekasi Gelar Aksi Galang Dana

Kunjungan berlanjut ke puskesmas. Dalam kesempatan itu, Asep menekankan pentingnya layanan kesehatan yang tidak terhenti hanya karena keterbatasan jam operasional.
“Jangan sampai jam tiga atau jam empat sore puskesmas sudah tutup, lalu ada pasien tidak terlayani dan akhirnya menumpuk di rumah sakit,” katanya.

Ia mendorong setiap puskesmas memiliki minimal satu hingga dua tempat tidur serta tenaga paramedis yang selalu siaga, dengan dokter yang dapat dihubungi secara on call. Menurutnya, pelayanan dasar tersebut dapat didukung melalui dana kapitasi.
“Minimal pasien bisa dilayani dulu di puskesmas, tidak harus langsung ke rumah sakit. Kalau rumah sakit penuh, kasihan masyarakat,” tambahnya.

Kebijakan ini, lanjut Asep, akan diupayakan untuk diterapkan di seluruh puskesmas di Kabupaten Bekasi, meski tetap membutuhkan penyesuaian sesuai kondisi di lapangan.

Baca Juga :  Optimalkan Pelayanan, Pj Bupati Bekasi Apresiasi Program Botram Disdukcapil

Lebih jauh, Plt. Bupati Asep menyampaikan visinya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan pelayanan dasar, mulai dari kesehatan gratis, pendidikan gratis, hingga penyediaan hunian yang layak.
“Saat ini saya fokus merapikan kebijakan dan dinas-dinas terlebih dahulu. Setelah itu, saya akan turun langsung ke masyarakat untuk memastikan kebijakan benar-benar sampai,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus melakukan sidak secara rutin dan mendadak, bahkan tidak menutup kemungkinan dilakukan pada malam hari.
“Pelayanan masyarakat harus menjadi titik berat. MCP kita selama ini kurang baik karena pelayanan publiknya belum optimal. Insya Allah ke depan saya akan terus turun, bisa saja jam 10 malam, untuk melihat langsung,” pungkasnya. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang
Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global
Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Kebakaran Gudang Limbah
Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:41 WIB

Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:53 WIB

Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang

Senin, 1 Juni 2026 - 10:01 WIB

Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global

Berita Terbaru