Bandung — Lanin Alawin berhasil meraih penghargaan sebagai Pendamping Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Terbaik perwakilan Kabupaten Bekasi pada tingkat Provinsi Jawa Barat dalam Program Pendampingan UMKM Naik Kelas Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (Diskuk) Provinsi Jawa Barat. Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian acara Jabar Rise Expo 2025 yang digelar di Cornerstone Auditorium Bandung, Paskal Hyper Square, Sabtu (13/12/2025)
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada para pendamping UMKM yang dinilai memiliki kinerja unggul, dedikasi tinggi, serta kontribusi nyata dalam mendorong peningkatan kapasitas, profesionalisme, dan kemandirian UMKM binaan di daerah masing-masing.
Lanin Alawin dinilai berhasil menjalankan peran strategis sebagai pendamping UMKM di Kabupaten Bekasi, khususnya dalam membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas produk, penguatan manajemen usaha, pemenuhan legalitas, hingga perluasan akses pasar. Pendampingan yang dilakukan juga selaras dengan tujuan program UMKM Naik Kelas, yakni mendorong UMKM agar mampu bertransformasi menjadi usaha yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, Yuke Mauliani Septina, dalam sambutannya menegaskan bahwa peran pendamping UMKM menjadi salah satu kunci keberhasilan program pembinaan yang dijalankan pemerintah daerah.
“Pendamping UMKM memiliki peran strategis sebagai penghubung antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan riil pelaku usaha. Melalui pendampingan yang konsisten dan terarah, UMKM diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usahanya dan naik kelas secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Lanin Alawin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya. Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja kolaboratif antara pendamping, pelaku UMKM, serta dukungan pemerintah daerah.
“Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendampingan UMKM, khususnya di Kabupaten Bekasi. Keberhasilan UMKM binaan bukan hanya tanggung jawab pendamping, tetapi juga hasil dari kerja sama semua pihak,” kata Lanin.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pelaku UMKM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan pasar dan teknologi.

“Ke depan, fokus pendampingan akan diarahkan pada penguatan manajemen usaha, inovasi produk, serta peningkatan daya saing agar UMKM benar-benar siap bersaing di tingkat yang lebih luas,” tambahnya.
Jabar Rise Expo 2025 sendiri merupakan ajang strategis Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendorong pemberdayaan UMKM melalui pameran produk unggulan, gelar koperasi, serta penganugerahan kepada UMKM, pendamping, dan pemangku kepentingan yang berkontribusi aktif dalam penguatan ekonomi daerah. Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, jajaran pemerintah provinsi, serta perwakilan dinas koperasi UMKM kabupaten dan kota se-Jawa Barat.
Dengan diraihnya penghargaan sebagai Pendamping UKM Terbaik tingkat provinsi, diharapkan Lanin Alawin dapat terus berperan sebagai penggerak dan inspirasi dalam pengembangan UMKM, sekaligus mendukung terwujudnya UMKM Jawa Barat yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing. (ziz)










