Evakuasi KA Purwojaya di Bekasi Rampung, Jalur Kembali Dibuka dengan Kecepatan Terbatas

- Redaksi

Minggu, 26 Oktober 2025 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI) memeriksa kondisi jalur rel di sekitar lokasi anjloknya KA Purwojaya di kawasan Kedunggedeh, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (25/10/2025). Proses evakuasi seluruh rangkaian kereta selesai dilakukan pada Minggu (26/10/2025) dini hari, dan jalur kini telah kembali dibuka dengan kecepatan terbatas 10 kilometer per jam.

i

Petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI) memeriksa kondisi jalur rel di sekitar lokasi anjloknya KA Purwojaya di kawasan Kedunggedeh, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (25/10/2025). Proses evakuasi seluruh rangkaian kereta selesai dilakukan pada Minggu (26/10/2025) dini hari, dan jalur kini telah kembali dibuka dengan kecepatan terbatas 10 kilometer per jam.

Bekasi — Proses evakuasi seluruh rangkaian Kereta Api (KA) Purwojaya yang anjlok di kawasan Kedunggedeh, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, akhirnya rampung pada Minggu (26/10/2025) dini hari. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta memastikan jalur rel kini telah kembali bisa dilalui, meski masih dengan pembatasan kecepatan.

“Lintas sudah dapat dilalui dengan kecepatan terbatas 10 kilometer per jam,” ujar Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, dalam keterangan resminya yang diterima Minggu siang.

Menurut Ixfan, proses evakuasi seluruh gerbong selesai pada pukul 04.26 WIB. Namun, penyebab pasti anjloknya KA Purwojaya yang melayani rute Gambir–Cilacap itu masih dalam tahap penyelidikan bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dan instansi terkait.

“Penyebab anjlok masih dalam proses investigasi bersama DJKA dan pihak-pihak berwenang lainnya,” tambahnya.

Ratusan Penumpang Dievakuasi

Insiden anjloknya KA Purwojaya terjadi pada Sabtu (25/10/2025) sekitar pukul 14.22 WIB di kilometer 56+1/2, tepat di emplasemen Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi.
Saat kejadian, kereta sedang melaju menuju Cilacap dengan membawa ratusan penumpang.

Sebanyak 232 penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat dan melanjutkan perjalanan menggunakan enam unit bus yang disediakan oleh pihak KAI menuju stasiun tujuan masing-masing.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat kejadian ini,” kata Ixfan.

Operasional KA Berangsur Normal

KAI menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan pelanggan atas gangguan perjalanan yang terjadi, termasuk keterlambatan dan pembatalan sejumlah perjalanan kereta lain di lintas selatan.
Untuk sementara, jalur yang sempat terdampak kini sudah dapat dilalui dengan kecepatan terbatas sambil menunggu normalisasi penuh lintasan.

“Pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana masih berlangsung. Normalisasi penuh akan dilakukan setelah seluruh tahapan pemeriksaan dinyatakan aman,” ujar Ixfan.

Sebelumnya, insiden ini sempat menyebabkan gangguan operasional bagi sejumlah perjalanan kereta dari dan menuju Jakarta. Namun, dengan rampungnya proses evakuasi dan pembukaan jalur terbatas, operasional KA lintas selatan diperkirakan dapat kembali normal secara bertahap.

Baca Juga :  Diadora Buka Mono Store Pertama di Indonesia di Bekasi, Bidik Pasar Greater Jakarta

Komitmen Keselamatan

Peristiwa anjloknya KA Purwojaya menjadi perhatian publik karena layanan ini merupakan salah satu kereta jarak jauh unggulan yang menghubungkan ibu kota dengan wilayah Jawa Tengah bagian selatan.

Baca Juga :  Orari Lokal Kabupaten Bekasi Komitmen Jaga Keutuhan NKRI

KAI menegaskan komitmennya untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan perjalanan penumpang, serta memastikan hasil investigasi resmi segera diumumkan setelah proses pemeriksaan tuntas.

“Keselamatan adalah prioritas utama kami. Setiap temuan dari hasil investigasi akan menjadi dasar evaluasi untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang,” tutup Ixfan. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang
Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global
Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter
Tak Lagi Coblos Kertas? Bekasi Siapkan Pilkades Digital di 154 Desa

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:53 WIB

Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang

Senin, 1 Juni 2026 - 10:01 WIB

Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:02 WIB

Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir

Berita Terbaru