Sudah Dibilang Jangan Pungut Uang Seragam! Bang Madong Siap Sikat Kalau Bandel!

- Redaksi

Kamis, 3 Juli 2025 - 22:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bekasi, Ahmadi, Laporkan segala bentuk pelecehan seksual! DPRD Kota Bekasi siap menerima aduan masyarakat."

i

Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bekasi, Ahmadi, Laporkan segala bentuk pelecehan seksual! DPRD Kota Bekasi siap menerima aduan masyarakat."

Bekasi – Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKB, Ahmadi Madong, melayangkan peringatan keras kepada sekolah-sekolah negeri yang diduga melakukan pungutan liar terkait pembelian seragam siswa baru.

Hal ini mencuat setelah adanya laporan dari orang tua siswa di salah satu Sekolah Dasar Negeri di wilayah Jatisari, Kecamatan Jatiasih, yang mengaku diminta membayar seragam saat proses daftar ulang.

“Sekolah itu sebenarnya nggak boleh mengumumkan soal seragam. Harusnya urusan seragam diserahkan ke koperasi, itu pun bukan di awal masuk sekolah, tapi minimal tiga bulan setelah siswa masuk,” tegas pria yang akrab disapa Bang Madong, Rabu (3/7/2025).

Bang Madong mengaku telah menerima bukti percakapan WhatsApp dari wali murid yang menyebutkan bahwa pembayaran seragam harus dilakukan bersamaan dengan daftar ulang. Nilai pungutan tersebut mencapai Rp650 ribu, mencakup seragam sekolah, olahraga, hingga seragam muslim.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Tertibkan Ratusan Bangunan Liar di Tambun Selatan

“Saya sudah komunikasi dengan pihak dinas (Disdik). Ini nggak bisa dibiarkan. Nggak boleh ada pemungutan apa pun saat proses penerimaan siswa baru,” ujar Bang Madong.

Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat yang merasa terbebani atau dipaksa membayar biaya seragam oleh pihak sekolah agar segera melapor langsung kepada dirinya atau ke Komisi IV DPRD Kota Bekasi.

“Kalau ada warga yang dipungut-pungut begini, lapor ke saya. Kita awasi bareng-bareng. Kalau masih dilakukan, saya langsung turun tangan. Ini baru peringatan, tapi kalau bandel, ya saya sikat,” tandasnya.

Baca Juga :  Sun Star Prima Motor Bekasi Helat Ngabuburit Bareng Fuso, Irwan: Kami Duluan Gunakan Runner Telematics

Meski baru menerima satu laporan, Bang Madong menilai potensi pelanggaran ini bisa meluas jika tidak segera ditindak. Ia menegaskan pentingnya transparansi dan kepatuhan sekolah terhadap aturan yang berlaku.

“Sekolah harus fokus mendidik, bukan malah jadi lahan bisnis. Jangan ganggu kepercayaan publik,” pungkasnya. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PrimeBiz Hotel Cikarang Gelar Aqua Yoga, Ajak Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Sehat
Resmi! Mendagri Sahkan Asep Surya Atmaja Jadi Bupati Bekasi
2.200 Sambungan Air Bermasalah, DPRD Dorong Suzuki Turun Tangan
IAI Nusantara Tawarkan Beasiswa Bebas SPP hingga Lulus, Tersedia 5 Program Studi
Pasokan Air Bersih Babelan Masih Bergantung pada Kota Bekasi, Ini Penjelasan Tirta Bhagasasi
Pajak Air Cuma Rp187 Juta Setahun, DPRD Pertanyakan Pengawasan
Pemkab Bekasi Evaluasi Penyerapan Anggaran Perubahan APBD 2026
Parkir Pegawai Dipindah, Pemkot Bekasi Bidik Kantor Lebih Hijau dan Tertata

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:33 WIB

PrimeBiz Hotel Cikarang Gelar Aqua Yoga, Ajak Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:14 WIB

Resmi! Mendagri Sahkan Asep Surya Atmaja Jadi Bupati Bekasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:10 WIB

IAI Nusantara Tawarkan Beasiswa Bebas SPP hingga Lulus, Tersedia 5 Program Studi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Pasokan Air Bersih Babelan Masih Bergantung pada Kota Bekasi, Ini Penjelasan Tirta Bhagasasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Pajak Air Cuma Rp187 Juta Setahun, DPRD Pertanyakan Pengawasan

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengikuti ekspos pembangunan manajemen talenta ASN bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Kantor BKN RI, Rabu (21/10/2026), sebagai upaya memperkuat profesionalisme dan kinerja aparatur di lingkungan Pemkot Bekasi.

Pemerintahan

Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:30 WIB