Nasional – Menjelang libur panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus 2025, arus kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek mengalami lonjakan signifikan. PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 165.941 kendaraan telah keluar dari Jabotabek pada H-1 libur panjang, yakni Rabu, 28 Mei 2025. Jumlah ini meningkat 23,2 persen dibandingkan lalu lintas normal.
Data tersebut merupakan total kumulatif dari empat gerbang tol utama: GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung).
Dominasi Arah Timur
Distribusi lalu lintas menunjukkan mayoritas kendaraan memilih perjalanan ke arah Timur, dengan total 73.282 kendaraan (44,2%) menuju jalur Trans Jawa dan Bandung:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
- GT Cikampek Utama (ke arah Trans Jawa): 36.795 kendaraan, naik 36,7%
- GT Kalihurip Utama (ke arah Bandung): 36.487 kendaraan, naik 29,3%
Arah Barat dan Selatan Tak Kalah Ramai
Selain ke arah Timur, lonjakan juga terjadi di rute lain:
- Arah Barat (Merak) melalui GT Cikupa mencatat 53.563 kendaraan, naik 10,9%
- Arah Selatan (Puncak) melalui GT Ciawi mencatat 39.096 kendaraan, naik 25,2%
Proyeksi Jasa Marga dan Imbauan Keselamatan
Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, menyampaikan bahwa pihaknya memproyeksikan sekitar 759.650 kendaraan akan meninggalkan Jabotabek selama periode libur panjang 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Angka ini naik 5,35 persen dari kondisi normal.
Jasa Marga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol agar:
- Merencanakan perjalanan dengan baik
- Memastikan kendaraan dan pengemudi dalam kondisi prima
- Mengecek kecukupan BBM dan saldo uang elektronik
- Menggunakan rest area untuk beristirahat jika lelah
- Mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas
“Keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan tol menjadi prioritas kami. Kami mengajak masyarakat untuk berkendara dengan bijak dan saling menghormati demi kelancaran arus mudik libur panjang ini,” pungkas Lisye. (*)










