KABUPATEN BEKASI — Pemerintah Kabupaten Bekasi kembali memberikan penghargaan kepada kawasan industri, perusahaan, yayasan, dan tokoh masyarakat yang dinilai berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Penghargaan tersebut diserahkan dalam ajang CSR Award 2026 di Gedung Wibawa Mukti, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Kamis, 2 Juli 2026.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin, yang mewakili Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi, mengatakan peningkatan investasi di Kabupaten Bekasi perlu diimbangi dengan kepedulian sosial dari dunia usaha. Menurut dia, program CSR tidak hanya menjadi kewajiban perusahaan, tetapi juga bagian dari investasi sosial yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“CSR menjadi investasi sosial yang mampu menghadirkan manfaat nyata melalui peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, pelestarian lingkungan, pemberdayaan ekonomi, hingga pembangunan infrastruktur,” kata Endin.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah Kabupaten Bekasi mencatat nilai dana CSR yang dihimpun sepanjang 2025 meningkat 10,63 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah perusahaan dan lembaga yang menjadi mitra CSR juga bertambah, dari 114 mitra pada 2024 menjadi 129 mitra pada 2025, atau meningkat sekitar 13,16 persen.
Menurut Endin, peningkatan tersebut menunjukkan semakin banyak perusahaan yang mulai menempatkan program sosial sebagai bagian dari kontribusi terhadap pembangunan daerah.
“Kenaikan jumlah mitra menjadi bukti semakin banyak perusahaan yang memiliki kepedulian dan komitmen untuk tumbuh bersama masyarakat Kabupaten Bekasi,” ujarnya.
Namun, kata dia, keberhasilan pelaksanaan CSR tidak semata-mata diukur dari besarnya anggaran yang disalurkan. Yang lebih penting adalah sejauh mana program tersebut mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah.
Karena itu, melalui CSR Award 2026, pemerintah memberikan apresiasi kepada perusahaan dan mitra yang dinilai berhasil menjalankan program-program sosial dengan dampak nyata, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Endin berharap penghargaan tersebut tidak berhenti sebagai bentuk apresiasi seremonial, melainkan menjadi pemacu bagi dunia usaha untuk terus meningkatkan kualitas program CSR.
“Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bersama agar program CSR semakin inovatif, terukur, berkelanjutan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.
Ia juga mengajak perusahaan untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menyusun program yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap ke depan semakin banyak program CSR yang kolaboratif, mampu menjawab kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung pencapaian target pembangunan daerah,” ujar Endin.
Pemerintah Kabupaten Bekasi menilai sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan di tengah pesatnya pertumbuhan kawasan industri di wilayah tersebut.
(*)











