KOTA BEKASI – Sepulang dari kunjungan kerja dan studi proyek pengolahan sampah di China, Ketua DPRD Kota Bekasi Dr. Sardi Efendi bersama jajaran Komisi II langsung bergerak meninjau kesiapan pembangunan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Sumurbatu di Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kamis (2/7/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRD untuk memastikan seluruh tahapan persiapan proyek berjalan sesuai target, terutama menjelang pelaksanaan ground breaking.
Dalam peninjauan itu, rombongan mengecek langsung progres pematangan lahan, kesiapan infrastruktur pendukung, hingga koordinasi antarperangkat daerah yang terlibat dalam pembangunan proyek strategis tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Turut mendampingi Ketua DPRD, sejumlah anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, yakni H. Anton dari Fraksi PDI Perjuangan, Latu Har Hary dari Fraksi PKS, Hj. Evi Mafriningsianti dari Fraksi PAN, serta Yenny Kristianti dari Fraksi PSI. Hadir pula perwakilan perangkat daerah terkait.
Sardi Efendi mengatakan hasil kunjungan kerja ke China menjadi bekal penting bagi DPRD dalam mengawal pembangunan PSEL Sumurbatu. Menurutnya, berbagai pengalaman yang diperoleh dari proyek serupa di luar negeri perlu diterapkan agar pembangunan di Kota Bekasi berjalan sesuai perencanaan.
Ia menegaskan DPRD akan terus mengawasi setiap tahapan proyek, mulai dari proses persiapan hingga pembangunan fisik, sehingga target penyelesaian dapat tercapai dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Proyek PSEL Sumurbatu sendiri menjadi salah satu program strategis Pemerintah Kota Bekasi dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus menghasilkan energi listrik melalui teknologi ramah lingkungan.
Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap sistem pembuangan akhir sekaligus mendukung pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.
(*)











