DPRD Bekasi Sidak RS Kartika Husada: PHK Massal & Dugaan Kecurangan Manajemen Terkuak

- Redaksi

Rabu, 21 Mei 2025 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Martinah Ningsih bersama perwakilan Disnaker dan LAMI saat melakukan inspeksi mendadak ke RS Kartika Husada Tambun, menyikapi laporan PHK sepihak dan dugaan pelanggaran hak karyawan.

i

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Martinah Ningsih bersama perwakilan Disnaker dan LAMI saat melakukan inspeksi mendadak ke RS Kartika Husada Tambun, menyikapi laporan PHK sepihak dan dugaan pelanggaran hak karyawan.

Bekasi – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi melalui Komisi IV bergerak cepat dan tegas dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Kartika Husada Tambun pada Rabu (21/05).

Sidak ini dilakukan sebagai respons serius terhadap laporan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang menimpa puluhan karyawan rumah sakit.

Kegiatan ini tidak berjalan sendiri, melainkan didampingi oleh perwakilan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi serta Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI), yang selama ini konsisten mengadvokasi hak-hak pekerja terdampak PHK.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Martinah Ningsih dari Fraksi PDI Perjuangan, menyatakan sikap tegasnya, “Kami akan segera menyusun rekomendasi resmi yang berisi tindakan dan solusi atas temuan dan keluhan pekerja. DPRD tidak akan tinggal diam,” tegas Martinah.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Selenggarakan Bekasi Innovation Week 2024

Sementara itu, Ketua Umum LAMI, Jonly Nahampun, membuka tabir kelam manajemen rumah sakit yang diduga melakukan praktek kotor: pemotongan gaji karyawan tanpa penyetoran iuran BPJS Ketenagakerjaan, yang berpotensi melanggar hukum dan merugikan para pekerja.
“Kalau manajemennya bobrok, bagaimana bisa pasien dilayani dengan baik? Ini bukan sekadar kelalaian, tapi indikasi pelanggaran hukum,” pungkas Jonly.

Baca Juga :  Menuju UHC 2026, Pemkot Bekasi Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

LAMI juga menuntut agar RS Kartika Husada Tambun membayar gaji sesuai Upah Minimum Regional (UMR) dan memberikan pesangon yang sesuai aturan berlaku, tanpa cicilan yang tidak pasti.

Kekecewaan karyawan yang sudah mengabdi hingga 12 tahun, seperti Sri Wahyuni, makin memperparah suasana. Mereka menyesalkan janji-janji pembayaran pesangon yang tak kunjung terealisasi.

“Kami dijanjikan cicilan, tapi hingga kini tak jelas kapan tuntasnya. Ini bukan hanya soal uang, tapi penghargaan atas kerja keras kami selama ini,” keluh Sri.

Direktur rumah sakit tak menampik kondisi keuangan yang sedang sulit pasca penghentian kerja sama dengan BPJS Kesehatan, namun berjanji akan mencari solusi secepatnya.

Baca Juga :  Ratusan Warga di Cikarang Serukan Lanjutkan Program Makan Bergizi Gratis

Sementara itu, Ketua Pimpinan Unit Kerja (PUK) rumah sakit menegaskan bahwa gaji karyawan yang sudah di bawah UMR malah dibayar dengan cara dicicil sampai 4 kali dalam sebulan, hal yang sangat memberatkan mereka.

Drama PHK dan ketidakadilan ini mengundang sorotan tajam masyarakat, menuntut transparansi dan keadilan bagi para pekerja yang menjadi korban. DPRD Kabupaten Bekasi kini menjadi tumpuan harapan mereka untuk menegakkan keadilan. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tri Adhianto Bidik Stadion Patriot Jadi Magnet Sport City Bekasi
Raperda Pariwisata Bekasi Belum Diputus, Pansus XIV Libatkan Semua Pihak
Sarif Marhaendi: Kades Terpilih Wajib Ikuti Aturan Sebelum Ganti Perangkat Desa
Pansus XV DPRD Bekasi Desak Pemkab Terbitkan Surat Edaran Pilkades 2026–2034
Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis
Balita Korban Dugaan Penganiayaan Ibu Tiri di Bekasi Meninggal Dunia, Jenazah Diautopsi
Koalisi Sipil Desak KPK Tuntaskan Dugaan Ijon Proyek di Kabupaten Bekasi
Eks Kabid Pasar Disdagperin Kota Bekasi Jadi Tersangka, Diduga Minta Rp80 Juta untuk Alih Kelola MCK

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:57 WIB

Tri Adhianto Bidik Stadion Patriot Jadi Magnet Sport City Bekasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:48 WIB

Raperda Pariwisata Bekasi Belum Diputus, Pansus XIV Libatkan Semua Pihak

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:58 WIB

Pansus XV DPRD Bekasi Desak Pemkab Terbitkan Surat Edaran Pilkades 2026–2034

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:34 WIB

Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:22 WIB

Balita Korban Dugaan Penganiayaan Ibu Tiri di Bekasi Meninggal Dunia, Jenazah Diautopsi

Berita Terbaru

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Partai Gerindra, H. Bodin, memberikan keterangan kepada awak media di sela-sela rapat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Bekasi, Kamis (16/7/2026).

Pemerintahan

Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:48 WIB

Kepala Desa Burangkeng Nemin Bin H. Sain.

Pilkades

Kades Burangkeng Minta Perda Desa Tak Tergesa-gesa

Kamis, 16 Jul 2026 - 19:41 WIB

Kerjasama Hubungi Kami