Bupati Ade Turun Langsung: Pedagang Pasar Bojong Tak Sendiri Hadapi Musibah

- Redaksi

Kamis, 22 Mei 2025 - 13:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Pemkab Bekasi bergerak cepat pasca-kebakaran yang melanda Pasar Bojong. Bupati Ade turun langsung meninjau kondisi dan memastikan penataan darurat segera dilakukan agar pedagang bisa kembali berdagang. Dalam jangka panjang, pasar akan dibangun lebih baik dan tertata.

i

Pemkab Bekasi bergerak cepat pasca-kebakaran yang melanda Pasar Bojong. Bupati Ade turun langsung meninjau kondisi dan memastikan penataan darurat segera dilakukan agar pedagang bisa kembali berdagang. Dalam jangka panjang, pasar akan dibangun lebih baik dan tertata.

Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi bergerak cepat merespons kebakaran yang melanda Pasar Bojong di Kecamatan Kedungwaringin. Bupati Bekasi, Dr. H. Dani Ramdan, M.T. (Bupati Ade), meninjau langsung lokasi pasca-kejadian pada Rabu (21/5), dan menegaskan komitmen Pemkab dalam memulihkan aktivitas perdagangan masyarakat.

“Langkah awal kita akan merapikan puing-puing kebakaran. Penataan ini bersifat sementara agar para pedagang dapat melanjutkan aktivitas perdagangannya,” ujar Bupati Ade saat berada di lokasi.

Ia menegaskan bahwa kehadirannya di lapangan merupakan bentuk kepemimpinan yang nyata, yang hadir langsung untuk “belanja masalah” dan mencarikan solusi dari sumbernya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam jangka menengah dan panjang, Bupati menyampaikan bahwa Pemkab Bekasi akan menyusun konsep pembangunan ulang Pasar Bojong yang lebih representatif, aman, dan nyaman, baik bagi pedagang maupun pengunjung.

“Insyaallah pasar ini akan kita bangun dengan lebih baik, supaya masyarakat merasa nyaman saat berdagang. Bahkan kami juga mencermati kondisi fasilitas sekitar, termasuk kantor UPTD yang juga tidak layak,” ujarnya.

Terkait sumber pendanaan pembangunan, Bupati membuka berbagai opsi, termasuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dukungan pemerintah pusat, serta potensi kerja sama dengan pihak ketiga.

“Itu akan kita musyawarahkan. Yang penting sekarang kita fokus dulu pada pembersihan lokasi agar aktivitas dagang bisa berjalan kembali, kemungkinan dengan pemasangan awning sebagai solusi sementara,” tambahnya.

Langkah tanggap darurat juga telah dilakukan, termasuk koordinasi dengan dinas terkait serta instruksi kepada Camat dan kepala desa setempat untuk segera mendata kerugian pedagang, serta merumuskan solusi yang dapat diimplementasikan secara cepat.

Baca Juga :  Darah Pejuang Muda: RSUD CAM dan PMI Bukukan 53 Kantong di Momentum Kebangkita

Bupati Ade juga melihat insiden kebakaran ini sebagai momen reflektif untuk mengevaluasi kondisi pasar-pasar tradisional di seluruh Kabupaten Bekasi.

“Kejadian ini adalah hikmah. Kami akan evaluasi kondisi seluruh pasar. Kalau memang harus diperbaiki, akan kita lakukan. Kita juga ingin menata agar tidak terjadi lagi okupasi jalan oleh pedagang kaki lima yang menyebabkan kemacetan dan kekumuhan,” jelasnya.

Selain penataan fisik, aspek kebersihan dan pengelolaan sampah pasar juga menjadi perhatian. Bupati menyampaikan pentingnya fasilitas pembuangan sementara dan sistem pengelolaan yang lebih baik demi menjaga kebersihan lingkungan pasar.

“Pasar tidak bisa bersih seperti rumah sakit, tapi paling tidak harus punya tempat pembuangan sementara dan sistem pengelolaan sampah yang layak,” tandasnya.

Sebagai penutup, Bupati menegaskan bahwa rencana penataan dan pembangunan pasar telah masuk dalam dokumen perencanaan jangka menengah (RPJMD) Kabupaten Bekasi, mengingat peran vital pasar dalam mendukung ekonomi kerakyatan dan kesejahteraan masyarakat. (*)

Baca Juga :  Puncak Perjalanan Hari Raya Waisak, Volume Kendaraan di Ruas Jalan Layang MBZ Naik Lebih dari 30%

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Bekasi Ajak NU Perkuat Toleransi dan Kualitas SDM di Tengah Pesatnya Pertumbuhan Daerah
Tim dari 7 Desa Ramaikan Gelaran UMKM Cibitung, Camat Dorong Event Pemuda Rutin
Sampah Kali Jambe Capai 1.200 Meter Kubik, Pemkab Bekasi Siapkan 60 Truk Pengangkut
Diduga Berpotensi Cemari Udara, Usaha Pembuatan Arang di Sumur Batu Disegel
Fadly Bawa Inovasi Pengentasan Kemiskinan, Kabupaten Bekasi Bidik Gelar ASN Berprestasi Jabar
Tiga ASN Kabupaten Bekasi Tembus Persaingan Provinsi, Bidik Prestasi Nasional
Bupati Asep Tekankan Tiga Karakter Pemuda: Patriotik, Gigih, dan Berempati
Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 12:14 WIB

Bupati Bekasi Ajak NU Perkuat Toleransi dan Kualitas SDM di Tengah Pesatnya Pertumbuhan Daerah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Sampah Kali Jambe Capai 1.200 Meter Kubik, Pemkab Bekasi Siapkan 60 Truk Pengangkut

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:18 WIB

Diduga Berpotensi Cemari Udara, Usaha Pembuatan Arang di Sumur Batu Disegel

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Fadly Bawa Inovasi Pengentasan Kemiskinan, Kabupaten Bekasi Bidik Gelar ASN Berprestasi Jabar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Tiga ASN Kabupaten Bekasi Tembus Persaingan Provinsi, Bidik Prestasi Nasional

Berita Terbaru