Tidak Transparan Pengelolaan Dana, Pelajar MAN 2 Minta Kemenag Copot Nina Indriana

- Redaksi

Selasa, 18 Februari 2025 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak ratusan pelajar dari kelas 10, 11, 12 MAN 2 Kota Bekasi memprotes kepala sekolah mereka, Nina Indriana yang dianggap tidak transparan soal pengelolaan dana.

i

Sebanyak ratusan pelajar dari kelas 10, 11, 12 MAN 2 Kota Bekasi memprotes kepala sekolah mereka, Nina Indriana yang dianggap tidak transparan soal pengelolaan dana.

Bekasi – Sebanyak ratusan pelajar dari kelas 10, 11, 12 MAN 2 Kota Bekasi memprotes kepala sekolah mereka, Nina Indriana yang dianggap tidak transparan soal pengelolaan dana.

Aksi protes ini berlangsung di sela-sela kegiatan apel upacara pagi yang dimulai pukul 07.00 WIB hingga 10.00 WIB.

Terlihat para pelajar membentangkan berbagai spanduk yang berisi tuntutan terkait pengelolaan anggaran sekolah.

Tak hanya itu, para pelajar juga kecewa dengan kebijakan sekolah yang mengkomersialkan kegiatan wisuda.

Baca Juga :  Ratusan Atlet Ikuti Kejuaraan Taekwondo Kapolres Cirebon Cup 2018

Salah satu siswa berinisial J mengatakan
setiap calon wisudawan diwajibkan membayar lebih dari Rp 1 juta untuk mengikuti acara tersebut.

“Rp 1 juta itu sudah sangat mahal, tapi pihak sekolah masih meminta. Ini tidak masuk akal,” ungkap J.

Masalah lain yang menjadi sorotan adalah fasilitas sekolah yang tidak layak, Kepala Sekolah Nina Indriana pernah berjanji akan memperbaiki fasilitas sekolah seperti kamar mandi, fingerprint dan CCTV. Namun sangat disayangkan, fasilitas tersebut tidak berfungsi dengan baik.

Baca Juga :  Pemkab Cirebon Diseruduk Massa FSPS

“Saat pertama kali menjabat pada tahun 2023, Bu kepsek pernah berjanji akan memperbaiki fasilitas, namun nyatanya Toilet masih rusak, keran copot, gayung hilang, dan penutup toilet duduk patah. Ini sangat tidak nyaman,” tegas J.

Atas berbagai masalah ini, para pelajar menuntut agar Nina Indriana mundur dari jabatannya.

Baca Juga :  Minta Usut Tuntas Dugaan Kasus Korupsi  Dana Hibah KONI Massa Aksi tertahan di Pintu Gerbang Pemkab Bekasi

“Kami minta Ibu Nina turun atau diganti dengan kepala sekolah yang lebih memperhatikan kebutuhan siswa,” tegas J.

Aksi protes ini menjadi bukti ketidakpuasan pelajar terhadap kebijakan sekolah yang dianggap tidak transparan dan tidak memihak pada kepentingan siswa.

Para pelajar berharap Kemenag menanggapi tuntutan mereka agar segera ditindaklanjuti untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik dan nyaman. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Membanggakan! Dosen IAI Nusantara Bekasi Lolos Program Bergengsi Lemhannas RI, Siap Cetak Generasi Berkarakter
Pemkot Bekasi Perkuat UMKM Lewat Pelatihan Pengurusan Izin BPOM, Harris Bobihoe Dorong Produk Naik Kelas
Sawah Bekasi Terancam Kekeringan, Asep Surya Atmaja Turun Gunung: Alat Berat Siap Dikerahkan!
Pemkab Bekasi Resmi Luncurkan Logo dan Tema Hari Jadi ke-76, Usung Semangat Bangkit Bersama
DLH Kabupaten Bekasi: Dokumen UKL-UPL PT Glow Industri Herbal Care Belum Diproses, DPRD Siap Panggil Dinas Terkait
Warga Taman Persada Raya Bikin 1.000 Lubang Biopori, Wali Kota Bekasi: Ini Contoh Nyata Hadapi Kemarau
DLH Kota Bekasi Selidiki Dugaan Pencemaran Kali Bekasi, Sumber Diduga dari Hulu
Polres Metro Bekasi Kerahkan 4.222 Personel Amankan Pilkades Serentak di 154 Desa

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:08 WIB

Membanggakan! Dosen IAI Nusantara Bekasi Lolos Program Bergengsi Lemhannas RI, Siap Cetak Generasi Berkarakter

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:45 WIB

Pemkot Bekasi Perkuat UMKM Lewat Pelatihan Pengurusan Izin BPOM, Harris Bobihoe Dorong Produk Naik Kelas

Senin, 27 Juli 2026 - 16:01 WIB

Sawah Bekasi Terancam Kekeringan, Asep Surya Atmaja Turun Gunung: Alat Berat Siap Dikerahkan!

Senin, 27 Juli 2026 - 14:52 WIB

Pemkab Bekasi Resmi Luncurkan Logo dan Tema Hari Jadi ke-76, Usung Semangat Bangkit Bersama

Senin, 27 Juli 2026 - 07:23 WIB

DLH Kabupaten Bekasi: Dokumen UKL-UPL PT Glow Industri Herbal Care Belum Diproses, DPRD Siap Panggil Dinas Terkait

Berita Terbaru

Pertemuan penuh keakraban antara Hotman Paris Hutapea, perwakilan PWI Pusat, dan tokoh pers nasional dalam suasana makan siang di Jakarta. Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri polemik demi menjaga persatuan Indonesia serta memperkuat soliditas insan pers.

Jakarta

PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik

Selasa, 28 Jul 2026 - 17:31 WIB

Kerjasama Hubungi Kami