Penjaringan Calon Kuwu Cirebon di Mulai, Para Bakal Calon Tidak di Kenakan Biaya

- Redaksi

Selasa, 25 Juli 2017 - 12:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Geliat pemilihan kuwu serentak di Kabupaten Cirebon sudah mulai terasa. Di Desa Setu Wetan, Kecamatan Weru, para bakal calon kuwu satu per satu sudah mendaftar. Sejak dibuka tanggal 24 Juli lalu, sampai saat ini sudah ada 4 bakal calon yang mendaftar. Namun dari 4 bakal calon hanya satu yang memenuhi persyaratan.

Wakil Ketua pemilihan kuwu serentak di Desa Setu Wetan, H. Arifin mengatakan pendaftaran dibuka mulai dari tanggal 24 Juli sampai tanggal 2 Agustus mendatang. Arifin mengatakan ada beberapa persyaratan untuk bisa lolos hingga ditetapkan sebagai calon kuwu.

Baca Juga :  Polres Cirebon Kota Berikan Reward Umroh Gratis untuk Anggotanya

“Diantaranya syarat minimal SMP/sederajat atau paket B. Untuk bakal calon yang mau mendaftar tidak boleh menjabat kuwu 3 periode secara akumulasi. Jadi nanti ada surat pernyataan tidak pernah menjabat sebagai kuwu selama tiga kali masa jabatan, baik berturut-turut maupun terpisah,” kata Arifin di kantor Desa Setu Wetan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Arifin menambahkan jika nanti bakal calon yang mendaftar hanya 1 orang, maka panitia akan membuka pendaftaran tahap kedua pada tanggal 3 Agustus sampai 26 Agustus. Pelaksanaan Pilwu serentak sendiri akan dilaksanakan serentak pada tanggal 29 Oktober mendatang.

Baca Juga :  Sofwan : Cium Penyalahgunaan Izin Pencetakan Sawah

“Kalau memenuhi misal lebih dari 1, ya tanggal 2 Agustus ditutup.

Untuk pendaftaran sendiri, para bakal calon tidak dikenakan biaya. Sebab Pemerintah Kabupaten Cirebon sudah menganggarkan untuk Pilwu serentak sebesar Rp107 juta. Jika nanti bakal calon melebihi dari 5, maka panitia akan melakukan koordinasi denga Kecamatan untuk melakukan tes akademik bagi para bakal calon. Dari hasil tes nanti 2 bakal calon akan gugur sebab bakal calon maskimal 5 orang.

Baca Juga :  Warganya Kena Dugaan Pungli, Ini Kata Kuwu Karangwuni

“Panitia koordinasi dengan Kecamatan untuk tes akademik bagi para bakal calon. Untuk tes akademik akan bekerjasama dengan perguruan tinggi negeri di Cirebon,” imbuhnya.

Sementara itu, sala satu bakal calon kuwu, Saptaji saat ini masih meraba-raba peta kekuatan para bakal calon. Dirinya optimis bisa mengimbangi petahana, Kuwu Setu Wetan, Faozi yang juga ikut mendaftar.

“Kalau dalam politik semua lawan berat termasuk petahana. Tapi saya sudah siap,” kata Saptaji. (juf/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi
18 Pemegang Saham Pendiri Tolak RUPSLB PT RSB, Persoalkan Legalitas Pengangkatan Direksi-Komisaris
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:53 WIB

BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon

Rabu, 30 September 2026 - 19:59 WIB

Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon

Rabu, 23 September 2026 - 15:59 WIB

Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi

Berita Terbaru