Beroperasi Sejak 2018, Mobil Pintar Jasa Marga Olah Data Kondisi 626 Km Jalan Tol dan 10.100 Km Jalan Nasional*

- Redaksi

Rabu, 15 Juli 2020 - 21:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk, melalui kelompok usahanya PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM), telah mengoperasikan mobil pintar yang dinamakan Hawkeye 2000 sejak tahun 2018.

Hawkeye 2000 merupakan mobil produksi Australian Road Research Board (ARRB). Mobil ini dioperasikan untuk keperluan survei kondisi jalan. Sistem pengoperasiannya melalui integrasi dari beberapa peralatan sensor yang spesifik dalam mendapatkan data karakteristik dan kondisi elemen jalan.

Direktur Utama PT JMTM Rudy Hardiansyah menjelaskan bahwa hingga saat ini, Hawkeye 2000 telah mengolah data kondisi 626 Km jalan tol yang dikelola oleh Jasa Marga Group dan 10.100 Km jalan nasional, diantaranya adalah jalan nasional Wilayah Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Timur.

“Dalam pengumpulan data, mobil Hawkeye 2000 akan menyusuri jalan, baik jalan tol maupun jalan nasional, dengan kecepatan minimal 30 Km/jam dan maksimal 100 Km/jam serta dikawal oleh satu kendaraan di belakangnya yang berfungsi untuk melakukan pengamanan lajur untuk Kendaraan Hawkeye,” ungkapnya.

Baca Juga :   Jasa Marga Berlakukan Contraflow dari KM 47 sampai dengan KM 61 Jalan Tol Jakarta-Cikampek

Rudy menambahkan bahwa mobil pintar ini juga dilengkapi berbagai peralatan sensor penangkap data aset dan kondisi elemen jalan, misalnya Global Positioning System (GPS) and Differential GPS, Laser Profiler, Auto Crack Detection Profiler, Gipsitrec Geometry, Distance Measurement Instrument,dan Asset Cameras.

Selain itu, kendaraan ini juga didukung oleh Software Hawkeye Processing Toolkit yang bisa mengeluarkan sejumlah data.

” Hawkeye 2000 digunakan untuk dapat menghasilkan nilai kondisi jalan, seperti nilai ketidakrataan atau International Roughness Index (IRI) dan nilai kerusakan permukaan melalui Surface Distress Index.

Baca Juga :  Bersama Cetak Juara, Kota Bekasi Dengan Semangat Haornas 2022 Menuju Industri Olahraga

Data tersebut digunakan untuk kegiatan analisa kondisi jalan dalam rangka memastikan pemenuhan parameter standar pelayanan minimal dan penentuan program perbaikan jalan,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Hawkeye 2000 digunakan untuk menghasilkan output variable elemen geometrik jalan dan aset jalan yang dapat juga dimanfaatkan untuk penentuan tingkat kinerja keselamatan jalan dan blackspot.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komunitas Honda Tembus 50.000 Anggota, Pesta Besar Digelar 7 November
PEVS 2026 Siap Digelar, Hadirkan Kendaraan Listrik dan Cashback Rp200 Juta
16 Orang Diamankan, Polda Metro Jaya Bongkar Dua Lokasi Produksi Obat Keras Ilegal
Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN
Toyota Bikin Mobil Makin Pintar, Kini Bisa Diakses Lewat Smartphone
KAMMI Diajak Terlibat Aktif dalam Pembangunan Desa
Rocky Gerung Soroti Ideologi Global, Asep Kusnanto Tekankan Partisipasi Publik
Persija Jakarta Kalah 2-3 dari Persita, Shin Tae-yong Siapkan Evaluasi
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Komunitas Honda Tembus 50.000 Anggota, Pesta Besar Digelar 7 November

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:26 WIB

PEVS 2026 Siap Digelar, Hadirkan Kendaraan Listrik dan Cashback Rp200 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:41 WIB

16 Orang Diamankan, Polda Metro Jaya Bongkar Dua Lokasi Produksi Obat Keras Ilegal

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Toyota Bikin Mobil Makin Pintar, Kini Bisa Diakses Lewat Smartphone

Berita Terbaru