Aplikasi Daya Tarik Wisata Terobosan Ucu Masuk 4 Besar PKA BPSDM Jabar

- Redaksi

Rabu, 24 Juni 2020 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Destinasi Pariwisata Disporapar Kabupaten Kuningan, Sri Ucu Sukmawati

i

Kabid Destinasi Pariwisata Disporapar Kabupaten Kuningan, Sri Ucu Sukmawati

RJN, Kuningan – Salah satu kekuatan yang dimiliki kabupaten Kuningan kawasan strategis destinasi pariwisata, memiliki banyak potensi daya tarik wisata yang pada umumnya memiliki keunikan dan keindahan, berada pada udara yang sejuk dan sumber air yang melimpah, suasana daya tarik wisata yang memberikan kenyamanan.

Sesuai dengan Visi Kabupaten Kuningan Tahun 2018-2023 yaitu Kuningan MAJU (Ma’mur, Agamis, Pinunjul) berbasis Desa Tahun 2023”, Pengertian berbasis desa yaitu Kuningan sebagai kabupaten yang memiliki potensi utama berbasis pertanian dan pariwisata

Hal ini disampaikan oleh Kabid Destinasi Pariwisata Disporapar Kabupaten Kuningan, Sri Ucu Sukmawati. Oleh karenanya, menurut Wanita yang biasa dipanggil Ucu Sukma itu, selaku Kabid dirinya berharap  bisa mengoptimalkan daya tarik wisata saat ini sebagai wujud implementasi tupoksi dalam hal pengembangan dan tata kelola daya tarik wisata sehingga kunjungan wisatawan meningkat dan Kuningan menjadi daerah tujuan wisata.

Baca Juga :  Desa Curug Wetan akan Segera Miliki Wisata Arung Jeram

“Menyimak kondisi saat ini, bahwa ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian serius, diantaranya masalah inventarisasi data daya tarik wisata serta teknis pengembangan dan tata kelola daya tarik wisata, kita harus bisa menangkap Peluang tingginya keinginan masyarakat untuk berwisata dan berekreasi” Jelasnya.

Ucu Sukma memiliki pemikiran, dalam mewujudkan mimpi pariwisata Kuningan ke depan dengan menyimak kekuatan dan peluang yang dimiliki untuk menuju kondisi ideal yang diharapkan, harus ada terobosan dalam pengembangan pariwisata dengan mengacu kepada reformasi birokrasi yang pada hakikatnya merupakan upaya untuk melakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan meningkatkan kinerja organisasi.

“Pariwisata Kuningan harus bisa memanfaatkan perkembangan teknologi informasi (IT), salah satunya adalah harus ada aplikasi yang mampu menampilkan informasi data profil daya tarik wisata dengan disertai informasi pendukung” Lanjutnya

Baca Juga :  Kang Maman Serukan Metode Dakwah Moderat Harus Lebih Inovatif

Menurut Ucu, manfaatnya adalah bagi pihak internal meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam melaksanakan tugas dan sebagai bahan dalam mengambil kebijakan untuk optimalisasi kualitas kinerja organisasi.

Sedangkan bagi pihak eksternal yaitu meningkatkan pelayanan publik dengan memberikan kemudahan akses informasi kepada masyarakat sehingga diharapkan menumbuhkan minat masyarakat untuk berkunjung ke destinasi pariwisata Kabupaten Kuningan.

Atas dasar pemikiran tersebut, saat mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) angkatan II Tahun 2020 yang diselenggarakan BPSDM Provinsi Jawa Barat baru-baru ini, Ucu menawarkan inovasi pembuatan aplikasi Daya Tarik wisata, Solusi yang ditawarkannya untuk Pengembangan pariwisata Kabupaten Kuningan melalui aplikasi daya tarik wisata ini terpilih menjadi terbaik keempat dari 30 Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) angkatan II Tahun 2020.

Baca Juga :  Sidang Paripurna Bahas Revisi RPJMD Kota Bekasi Tahun 2018-2023

‘Dengan terobosan ini, daya tarik wisata di Kabupaten Kuningan akan memiliki daya jual dan berdampak kepada optimalisasi tingkat kunjungan wisatawan baik wisnus maupun wisman, sehingga dapat mendongkrak perekonomian melalui sektor pariwisata.” harap Ucu

Ucu juga berharap Kabupaten Kuningan harus memiliki daya tarik wisata unggul terpadu, yakni daya tarik wisata yang telah memenuhi unsur 3A pariwisata, yaitu Atraksi sebagai daya tarik utama sebuah destinasi wisata; Amenitas sebagai fasilitas pendukung sebuah destinasi wisata; Aksesibilitas yang dapat diartikan sebagai beragam hal yang berkaitan dengan akses wisatawan ketika hendak berkunjung ke sebuah destinasi wisata, selain itu tentunya didukung pula oleh implementasi sapta pesona.

(bam/rjn)

 

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Bekasi Dorong Penguatan Koperasi pada Peringatan Harkopnas ke-79
Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur
Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis
Tri Adhianto Ajak Sahabat MUI Berantas Judi Online dan Perkuat Pembinaan Sosial
2.416 KK di Bekasi Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 575 Ribu Liter Air Bersih ke 20 Titik
DPRD Kabupaten Bekasi Revisi Perda Desa, Sesuaikan dengan UU Desa Terbaru
Plt. Bupati Bekasi Akan Panggil Direktur RSUD, Soroti Pelayanan hingga Kondisi Keuangan
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:07 WIB

Pemkab Bekasi Dorong Penguatan Koperasi pada Peringatan Harkopnas ke-79

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:48 WIB

Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:34 WIB

Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:48 WIB

Tri Adhianto Ajak Sahabat MUI Berantas Judi Online dan Perkuat Pembinaan Sosial

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:06 WIB

2.416 KK di Bekasi Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 575 Ribu Liter Air Bersih ke 20 Titik

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami