Diduga Terinfeksi Virus Corona, Warga Cirebon Dirawat di RSUD Waled

- Redaksi

Senin, 27 Januari 2020 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN. Cirebon – Salah seorang pasien yang diduga terinfeksi virus corona menjalani perawatan intensif di RSUD Waled, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat pada Senin (27/01/2020). Pasien tersebut mengalami demam, batuk disertai sesak nafas selama belasan hari.

Wakil direktur Pelayanan RSUD Waled Cirebon, Dwi Sudarni mengatakan pasien suspek virus corona itu merupakan salah seorang pekerja perusahaan swasta yang sempat pergi ke Taiwan pada tanggal 5 Januari 2020 dan pulang ke tanah air pada 9 Januari 2020. Pasien berinisial S, warga Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon itu saat ini masih diisolasi di RSUD Waled.

Baca Juga :  Grebek Latar Wingking Komunitas Penuh Talenta dan Wisata Jadul Menjanjikan

“Bukan buruh migran. Dia merupakan Pegawai perusahaan. Pulang dari Taiwan pada 9 Januari lalu. Sempat dirawat di dokter umum, karena demam tinggi, batuk dan sesak nafas. Sudah 12 hari merasa sakit, hingga dirujuk ke sini pada jam 10.00 WIB pagi tadi,” kata Dwi.

Dwi mengaku pihaknya sudah mengobservasi kondisi pasien. Saat ini kondisi pasien masih stabil. Pihak RSUD masih menungu hasil uji laboratorium terkait dugaan infeksi virus corona terhadap pasien tersebut.

Baca Juga :  Pembukaan Gelar Budaya Nusantara di Goa Sunyaragi Berlangsung Meriah

Dwi mengatakan saat ini pihaknya masih menungu hasil uji laboratorium. Ia mengaku sudah melakukan analisa dan pemeriksaan mendalam terhadap pasien tersebut.

“Masih ada dua hari lagi, kan waktunya 14 hari. Kita masih tunggu hasil laboratorium,” ucapnya.

(gie/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Sabtu, 25 April 2026 - 13:22 WIB

Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Berita Terbaru