Disnaker Kabupaten Bekasi Akan Tinjau LPK MHJ

- Redaksi

Selasa, 26 November 2019 - 04:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Tampak depan: Kantor LPK MHJ.

i

Tampak depan: Kantor LPK MHJ.

RJN, Bekasi – Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Miraino Hashi Jaya sempat diprotes peserta didiknya lantaran diduga menipu. Jumat (22/11/2019), puluhan peserta didik mendatangi kantor LPK itu untuk meminta kejelasan.

Mereka sudah berbulan-bulan berada di asrama, tapi tak ada kejelasan soal keberangkatan ke Jepang. Padahal mereka sudah membayar sejumlah uang, mulai Rp7 juta ada juga Rp41 juta.

Kepala Seksi Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) pada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, Agus Arif, mengaku belum mendapat laporan mengenai hal tersebut.

Menurut datanya, LPK Miraino Hashi Jaya terdaftar di Disnaker pada tahun 2017 dengan tanggal pendirian 9 November 2017. Ia juga akan mengecek lebih jauh apakah izinnya masih berlaku atau sudah kedaluwarsa (expired).

“(Izin) 2018 ke sini tidak ada expiry, tapi dia (perusahaan, Ed) wajib lapor pelatihan. Setiap 6 bulan sekali,” katanya.

Sementara izin LPK di bawah tahun 2017 masih berlaku perpanjangan 2 atau 3 tahun.

“Kita belum bisa bertindak kalau ada temuan begitu ya. Disnaker nanti akan datang untuk monitor, benar gak seperti itu,” ucapnya.

Baca Juga :  Disnaker Kab Bekasi Gelar Job Fair dan 2.877 Loker

Pegawai Seksi LPK sendiri rutin meninjau LPK yang terdaftad di Disnaker tiap bulan. Peninjauan untuk mengecek aktivitas LPK itu.

“LPK yang tidak laporkan (aktivitas, Ed) bisa jadi dua kemungkinan, sengaja tidak lapor apa kegiatannya sudah tidak ada. Beberapa LPK ada yang laporannya intens,” ucapnya.

Kantor LPK Miraino Hashi Jaya Diserbu Peserta Didik yang Merasa Tertipu 2

Direktur Utama LPK Miraino Hashi Jaya, Murdiyono Jaya.

Mengenai Miraino Hashi Jaya, Agus mengaku akan menjadwalkan untuk meninjau lokasi tersebut dalam waktu dekat.

“Kita ngecek tentang administrasinya, penyimpangan dan penipuan itu ranah polisi. Paling dari kita apabila terbukti, ya pembekuan (operasional, Ed). Dari disnaker paling itu. Kita mau kroscek,” ucapnya.

Baca Juga :  Rahmat Effendi Direkomendasikan Golkar untuk Maju dalam Pilkada 2018

Berdasarkan data Disnaker di Kabupaten Bekasi ada beberapa LPK yang terdaftar dengan pemagangan di Jepang. Akan tetapi selama ini belum ada laporan mengenai peserta didik yang gagal berangkat meski sudah membayar sejumlah uang.

Mengenai jumlah LPK yang terdaftar, Agus menyebut ada 100 lebih di seluruh Kabupaten Bekasi, dan kebanyakan adalah LPK untuk penyaluran dan pelatihan kerja dalam negeri.

(ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi III DPRD Bongkar Persoalan Izin Industri, Proyek Makam Ikut Disorot!
Cegah Peretasan dan Kebocoran Data, Pemkot Bekasi Perkuat Keamanan Digital ASN
Disbudpora Bekasi Pastikan Venue Porprov XV Jabar Siap Digunakan
Bidik 128 Emas, Kabupaten Bekasi Tantang Peta Kekuatan Porprov Jabar 2026
CCEP Pasang PLTS Atap di Bekasi, Pangkas Emisi Karbon
Usai Dilantik, Bupati Asep Minta 154 Kades Layani Warga Tanpa Diskriminasi
PB Porprov XV Jabar Imbau Panitia Koordinasi soal Desain Publikasi
Wakil Wali Kota Bekasi Dukung Pengembangan Atlet Paramotor di Porprov XV Jabar
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:40 WIB

Komisi III DPRD Bongkar Persoalan Izin Industri, Proyek Makam Ikut Disorot!

Kamis, 5 November 2026 - 18:28 WIB

Cegah Peretasan dan Kebocoran Data, Pemkot Bekasi Perkuat Keamanan Digital ASN

Kamis, 5 November 2026 - 18:04 WIB

Disbudpora Bekasi Pastikan Venue Porprov XV Jabar Siap Digunakan

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Bidik 128 Emas, Kabupaten Bekasi Tantang Peta Kekuatan Porprov Jabar 2026

Rabu, 4 November 2026 - 22:03 WIB

CCEP Pasang PLTS Atap di Bekasi, Pangkas Emisi Karbon

Berita Terbaru

Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja melepas kontingen Kabupaten Bekasi untuk berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Pemkab Bekasi menargetkan posisi tiga besar dengan raihan 120 medali. Acara pelepasan berlangsung di Gedung Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Kamis (5/11/2026).

Olahraga

Bupati Bekasi Targetkan Tiga Besar Porprov XV Jabar 2026

Kamis, 5 Nov 2026 - 21:50 WIB