Wacana Jalan Kalimalang Berbayar Bikin Kaget Warga

- Redaksi

Kamis, 21 November 2019 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – Rencana penerapan electronic road pricing (ERP) atau jalan berbayar di ruas Jalan Inspeksi Kalimalang pada 2020 nanti menuai respons publik.

Kebanyakan publik kontra dengan penerapan itu, meski masih ada tanggapan pro terhadap kebijakan baru itu.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Deded Kusmayadi, menilai hal itu lantaran sosialisasi yang masih minim.

“Saya cukup kaget ada ERP ada Kalimalang yg berbatasan DKI. Sampai sekarang sosialisasinya belum jelas seperti apa. Kan warga kita yg nanti kenanya,” ujar Deded baru-baru ini.

Ia menyambut baik wacana jalan berbayar di Kalimalang, akan tetapi perlu sosialisasi terlebih dahulu agar warga tidak kaget.

Baca Juga :  Kasiter Korem 051/Wijayakarta Meninjau Sasaran Fisik Giat TMMD ke110

“Jadi saya pikir ada bagusnya sosialisasi dulu, jangan dulu digembar-gembor seperti itu kan cukup mengejutkan dan kaget,” tuturnya.

Deded berpendapat, ruas Jalan Inspeksi Kalimalang tepat dijadikan objek jalan berbayar lantaran lebih banyak warga yang ke Jakarta melalui jalan itu dibandingkan ruas Jalan Sultan Agung.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Sambut Positif Pembangunan Ability Hub di Cibitung

“Memang kalo Kalimalang ya itu sesuai. Kendaraan kecil di sasaran, kalau Sultan Agung itu kan kendaraan besar seperti truk. Kalau Kalimalang kan memang kendataan pribadi motor mobil yang cenderung mau ke Jakarta,” imbuhnya.

Kendati demikian, ia meminta pembangunan Tol Becakayu yang belum selesai menjadi pertimbangan regulator.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang
Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global
Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:41 WIB

Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:53 WIB

Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang

Senin, 1 Juni 2026 - 10:01 WIB

Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:02 WIB

Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir

Berita Terbaru