RJN, Bekasi – Ahmad Syaikhu Anggota DPR RI dari PKS, mengajak anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dan DPRD Kabupaten Bekasi untuk membuat desa binaan. Hal itu dikemukakannya saat pertemuan dengan Anggota Legislatif dari PKS, di Hotel Batiqa, Jababeka, Cikarang Utara, pada Sabtu (26/10/2019) siang.
Dengan mengumpulkan anggota legislatif ini, ia berharap agar kerja-kerja ke depan antara DPR RI, DPRD Jawa Barat dan DPRD Kabupaten Bekasi bisa saling bersinergi, dan berkoordinasi dengan baik, sehingga adanya upaya untuk saling menopang satu sama lain, karena sama-sama berada di Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Bekasi.
Syaikhu berharap, selepas pertemuan tersebut, para anggota legislatif langsung berkoordinasi desa mana saja yang bakal menjadi pilot project. Desa binaan tersebut haruslah dipertimbangkan terkait potensi daerah. Untuk wilayah Kabupaten Bekasi, ia melihat potensi yang bisa digarap yakni dari sektor pertanian, peternakan maupun perikanan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Potensi ini juga nantinya harus juga dipadukan dengan pangsa pasarnya, yaitu kaitan dengan pemasaran yang ada di daerah masih-masing. Agar perekonomian di desa tersebut dapat berjalan,” kata Ustad.
Untuk mewujudkan desa binaan, pihaknya juga mengungkapkan tidak menutup kemungkinan akan bekerjasama dengan pihak lain seperti BUMN, BUMD maupun perusahaan swasta melalui bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) nya.
“Kalau konsepnya jelas, pemberdayaan ekonominya jelas, pemberdayaan lingkungannya jelas, saya yakin kita akan disupport oleh berbagai pihak,” jelasnya.
Ditempat yang sama, Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi, Muhammad Nuh mengutarakan, untuk mewujudkan desa binaan. Nantinya ia akan menggerakkan seluruh anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PKS untuk dibebankan oleh struktur mencari desa binaan.
“Profil seperti apa sih desa binaan itu, tentunya saja 10 orang anggota legislatif kita yang ada akan memetakan potensi yang ada, dan kebutuhan masyarakat. Dari situlah masing-masing akan melaporkan,” jelasnya.
Ia mencontohkan, untuk wilayah Bojongmangu di dapil 1 bakal memberdayakan Situ Abidin, sementara di Desa Lambang Sari, Tambun Selatan akan memberdayakan Situ Cibeureum, nantinya potensi yang ada diwilayah itu bakal digarap.
“Karena disini akan kita berdayakan soal potensi ekonomi dan kebudayaan akan berkembang, modelnya kayak begitu. Potensi yang lain, masyarakat Kabupaten Bekasi ini kurang hiburan, ya lari ke Jakarta. Ini ada potensi keuangan keluar dari Bekasi ke Jakarta. Kita akan hadang dalam bentuk memanfaatkan fasos fasum berupa area bermain terbuka, sederhananya begitu,” bebernya.
Sebagai Wakil Ketua DPRD, ia mengujarkan desa binaan itu dapat diwujudkan dan diselaraskan dengan program Pemerintah Daerah. “Nanti gagasan tersebut dirumuskan dan diajukan dalam Musrenbang, supaya gagasan ini nyambung dengan keinginan bawah, nanti dari desa diajukan ke kita,” tutupnya Nuh.
(red/rjn)









