Pengrajin Batik Indramayu Pecahkan Rekor Membatik Complongan Tercepat

- Redaksi

Minggu, 6 Oktober 2019 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Indramayu – Pemerintah Kabupaten Indramayu kembali melakukan gebrakan untuk membuat bangga warganya. Kali ini rekor yang berhasil dicatat pada Original Rekor Indonesia (ORI) adalah pembuatan Batik Complongan sepanjang 100 meter dengan durasi waktu 492 detik.

Penyerahan rekor dilakukan oleh manajemen ORI kepada Wakil Bupati Indramayu H. Taufik Hidayat (penggagas), Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kabupaten Indramayu, Hj. Nani Indriyani Supendi (sponsor), Kepala Diskopindag Indramayu Trisna Hendarin (pemrakarsa), dan Paguyuban Batik Tulis Complongan Indramayu (kreator), Minggu (06/10/2019) di Sport Center Indramayu.

Baca Juga :  Safari Ramadan, Uu Ruzhanul Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kesatuan

Wakil Bupati Indramayu H. Taufik Hidayat mengatakan, batik dengan teknik complongan ini hanya terdapat di Indramayu dan biasanya terdapat pada batik tulis halus menggunakan bahan kain primis seiring perkembangan batik cap pun dapat dicomplongi sehingga harganya bisa terjangkau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Taufik menambahkan, alat yang digunakan dalam Batik Complongan terbuat dari 15-25 mata jarum yang disusun beraturan, dijepit dua potong kayu berukuran 5 cm x 5 cm x 2 cm dengan tali jagung sebagai pengikat.

“Membuat complongan pada kain batik butuh waktu dua hingga empat hari, bergantung dari kerumitan motif batiknya. Lubang-lubang halus itu akan menutup sendiri pada saat pewarnaan. Biasanya warna bintik-bintik halus mengikuti warna yang paling gelap atau warna terakhir dalam pewarnaan, tapi sekarang bisa kita lakukan dalam waktu 492 detik,” tegas Wabup.

Baca Juga :  Turut Berduka Cita, Isak Tangis Mewarnai Suami Bupati Bogor

Sementara itu Ketua Dekranasda Kabupaten Indramayu, Ny. Nani Indriyani Supendi menjelaskan, Batik Complongan adalah salah satu teknik membatik dengan cara melubangi kain batik dengan deretan jarum membentuk pola tertentu yang menjadikan ciri khas batik tersebut.

Baca Juga :  RSU Waled Buka posko Kesehatan Paska Bencana Banjir

Kata Complongan berasal dari kata complong dalam bahasa Indramayu (Dermayon) yang berarti melubangi. Lubang dibuat dengan jarum diameter sekitar 0,5 milimeter. Teknik ini dilakukan sebelum kain diwarnai atau setelah kain di-tembok dengan lilin. Tidak semua bagian kain dilubangi, hanya bagian tertentu yang telah di-tembok sesuai keinginan pembatiknya. Hasilnya berupa titik-titik kecil bak deretan semut yang mempercantik motif kain batik.

Dengan adanya rekor ini, membuktikan komitmen dan kerjasama untuk membangun Indramayu bisa dilakukan oleh siapapun dengan latar belakang profesinya.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siqom Tancap Gas Bentuk DPRt NasDem di 187 Desa dan Kelurahan Kabupaten Bekasi
Tabrakan Kereta Bekasi Timur, Wali Kota Tinjau Lokasi Evakuasi Korban
445 Jamaah Haji Bekasi Dilepas, Fokus Kesehatan Hadapi Cuaca Arab Saudi
SATU PINTU Resmi Aktif, Warga Bekasi Kini Urus Perizinan Online 24 Jam
Ribuan Jamaah Muhammadiyah Salat Id di Bekasi, Kawasan Grand Wisata Padat
Jelang Lebaran, Fuso Berkah Ramadan Hadir Servis Truk Dapat Diskon & Cek Gratis
VinFast Resmi Buka Pemesanan VF MPV 7 di Indonesia, MPV Listrik Premium Tujuh Penumpang
Bupati Bekasi Ade Kuswara Tinjau Lokasi Banjir di Sukamanah: “Tindakan Cepat dan Nyata di Lapangan Harus Dilakukan”
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:27 WIB

Siqom Tancap Gas Bentuk DPRt NasDem di 187 Desa dan Kelurahan Kabupaten Bekasi

Senin, 27 April 2026 - 22:00 WIB

Tabrakan Kereta Bekasi Timur, Wali Kota Tinjau Lokasi Evakuasi Korban

Senin, 27 April 2026 - 14:41 WIB

445 Jamaah Haji Bekasi Dilepas, Fokus Kesehatan Hadapi Cuaca Arab Saudi

Senin, 27 April 2026 - 10:01 WIB

SATU PINTU Resmi Aktif, Warga Bekasi Kini Urus Perizinan Online 24 Jam

Jumat, 20 Maret 2026 - 09:21 WIB

Ribuan Jamaah Muhammadiyah Salat Id di Bekasi, Kawasan Grand Wisata Padat

Berita Terbaru