Taman Nasional GC Miliki Potensi SDA dan Ekosistem Terbanyak

- Redaksi

Kamis, 26 September 2019 - 21:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Kepala Balai TNGC Kuningan, Kuswandono menyampaikan, kunjungan ke wisata alam Gunung Ciremai mengalami tren peningkatan terutama pada akhir pekan dan libur panjang

i

Kepala Balai TNGC Kuningan, Kuswandono menyampaikan, kunjungan ke wisata alam Gunung Ciremai mengalami tren peningkatan terutama pada akhir pekan dan libur panjang

RJN, Kuningan – Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan ekosistem yang cukup banyak. Bahkan potensi wisata alam di kawasan lereng Gunung Ciremai itu dikelola swadaya oleh masyarakat setempat. Sedikitnya, ada sekitar 64 lokasi wisata alam yang masuk dalam kawasan TNGC. Tentunya, manajemen dalam pengelolaan wisata alam ini terus dapat ditingkatkan. Kepala Balai TNGC Kuningan, Kuswandono menyampaikan, kunjungan ke wisata alam Gunung Ciremai mengalami tren peningkatan terutama pada akhir pekan dan libur panjang. Tentunya, ini menjadi tantangan bagi pengelola untuk membuat manajemen wisata alam yang mumpuni demi kenyamanan pengunjung, pengelola, dan semua pihak terkait.
Baca Juga :  HUT RI Ke 74, Wali Kota Bekasi Resmikan 2 Rumah Sakit Tipe D
“Nah, salah satu manajemen pengelolaan wisata alam yang mumpuni tersebut yakni adanya jaminan keselamatan pengunjung. Hal ini bisa dilakukan dengan pelatihan dan pendidikan pencarian dan pertolongan atau Search And Rescue (SAR) bagi pengelola dan pengunjung,” terangnya, Kamis (26/9). Dia menilai, bahwa wisata alam Gunung Ciremai memang membutuhkan sentuhan pendidikan SAR bagi pengelola, pengunjung, dan pihak terkait. Salah satu upaya yakni melakukan diskusi bersama Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cirebon dan East Eiger Adventure.
Baca Juga :  Gunung Ciremai Kembali Terbakar, BPBD Kirim Tim Ranger
Sementara East Eiger Adventure, Galih Donikara mengatakan, dalam waktu dekat tepatnya bulan November depan akan mengadakan pendidikan dan pelatihan SAR di Gunung Ciremai. Sebab pendidikan lingkungan, termasuk SAR didalamnya sangat penting bagi pegiat alam bebas. “Kami berencana menggelar kegiatan Diklat SAR di kawasan Gunung Ciremai melibatkan Basarnas Cirebon, pesertanya para pelajar dan mahasiswa pecinta alam dan komunitas lain. Mudah-mudahan ini bisa bisa terlaksana dan berjalan lanca,” imbuhnya.
Baca Juga :  Gunung Ciremai Memiliki Topi? Ini Penjelasan BMKG
Basarnas Cirebon, Iwan R menilai, bahwa Basarna memiliki kewajiban untuk membentuk dan membina potensi SAR di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan. “Tujuannya agar memudahkan operasi SAR saat terjadi bencana dan kecelakaan,” ujarnya. Dalam diskusi itu, tercetus usulan bahwa kegiatan pelatihan SAR dapat rutin diadakan di Stasiun Penelitian Bintangot. Kedepan juga tempatnnya bisa ditambah dengan lokasi lain, untuk pelatihan teori maupun praktiknya. (dri/rjn)
Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami