Jelang Putusan MK, Polisi ‘Endus’ Pergerakan Warga Kuningan ke Jakarta

- Redaksi

Kamis, 27 Juni 2019 - 07:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Kuningan – Kapolres Kuningan AKBP Iman Setiawan mengungkap informasi adanya rencana warga Kabupaten Kuningan yang hendak pergi ke Jakarta dan diduga akan bergabung mengikuti aksi jelang sidang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilpres 2019.

Namun untuk jumlahnya, Iman tidak mengetahui secara pasti. “Iya itu baru rencana ya, informasi yang didapat seperti itu,” katanya kepada wartawan, Rabu (26/6/2019).

Walaupun diduga hendak menuju ke MK, pihaknya tidak melakukan penyekatan di wilayah perbatasan. Sebab dia meyakini, warga Kuningan yang berangkat ke MK tidak akan berbuat onar.

“Kita tidak lakukan penyekatan, karena kami yakin mereka adalah masyarakat Kuningan yang taat dan patuh hukum, serta tidak akan berbuat onar disana. Mereka mungkin hanya ingin silaturahmi saja disana,” ujarnya.

Walau tidak melakukan penyekatan di wilayah perbatasan, pihak kepolisian tetap meningkatkan patroli untuk menjaga kondusifitas daerah. Namun, patroli ini tidak terkait soal menjelang putusan Sidang MK terkait Pilpres.

Baca Juga :  PDIP Ajukan 13 Gugatan Hasil Pileg ke MK dari 13 Provinsi, Salah Satunya Jabar

“Kita akan tetap standby, kita akan meningkatkan patroli. Namun ini bukan berarti ada potensi kerawanan terkait hal tersebut, kita hanya memonitoring saja,” terangnya.

Jangan sampai kemudian lanjutnya, kondisi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Kuningan yang kini sudah kondusif, dimanfaatkan oleh pihak-pihak tak bertanggung-jawab untuk berbuat gaduh. Penjagaan keamanan di lingkungan Polres sendiri, masih berjalan seperti biasanya.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Terjunkan 260 Personil Dibantu TNI Polri Amankan Jalur Mudik Lebaran

“Kita tidak ada peningkatan perketat penjagaan, pelayanan berjalan seperti biasanya. Hanya kita tetap antisipatif saja,” tandasnya.

Dirinya berpesan, jika warga Kuningan yang hendak berangkat ke MK harus bisa menjaga nama baik daerahnya. “Mereka harus bisa menjaga jati diri orang Kuningan yang patuh, taat hukum, ramah, dan dapat membawa pesan yang baik disana. Kami yakin orang Kuningan bageur (baik) ya,” pungkasnya.

(dri/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Berita Terbaru