Sudahi Konflik, Syahrul Ajak Pemuda Kedepankan Karya

- Redaksi

Minggu, 5 Mei 2019 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – Aktivitas kaum muda harus kental dengan karya, bukan justru sibuk mengurusi masalah perpecahan di organisasi. Hal tersebut diungkapkan, Ketua Generasi Muda Musyarawah Kekeluargaan Gotong Royong (Gema MKGR) Kota Bekasi, Syahrul Ramadhan

Pria yang akrab disapa Buluk itu memberikan saran kepada Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bekasi untuk segera menghentikan konflik internal yang terjadi.

Ia mengatakan sudah saatnya konflik di tubuh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) diakhiri, dan semua kubu harus bersatu demi kemajuan KNPI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya, saya rasa rekonsiliasi harus segera kita lakukan dimulai dari hati yang bersih, cara pandang yang positif dan pikiran visioner. Ditambah kita harus yakin dan percaya segala sesuatu yang diawali dari hal-hal positif akan membuka pintu masuk hal-hal yang positif pula,” tutur pria yang juga penggiat berbagai komunitas ini

Baca Juga :  Pemkab Purwakarta Siapkan Rp 58 Miliar Untuk THR dan Gaji Ke-14

Ia menambahkan, KNPI Satu dapat terwujud dengan cara mengesampingkan dan melepaskan ego sektoral, di mana memperjuangkan kepentingan para pemuda Indonesia itu hal utama.

“Saat ini kita hentikan saling tunjuk dan mencari siapa yang paling salah. Marilah kita buka lembaran baru, dan tutup lembar konflik yang ada karena sudah saatnya kita menatap ke depan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, pendiri Komunitas Teman Ngopi ini mengatakan, saatnya pemuda bersatu karena tantangan besar sudah menanti di depan. Terlebih lagi akan bonus demografi di indonesia dan cara pandang generasi muda era millenial saat ini juga sudah berubah.

Baca Juga :  Jatuhnya Pesawat China Eastern Dianggap Langka untuk Maskapai China

“Ya, tantangan besar sudah menanti kita di depan mata misalnya bonus demografi tahun 2030-2040, di mana jumlah angkatan kerja produktif yang begitu besar. Dan generasi muda kita kini sudah jauh beda cara pandang nya, mereka muak dengan urusan konflik-konflik yang tidak produktif. Mari kita kembalikan fungsi KNPI sebagai penggerak semangat para pemuda untuk meraih prestasi dan kemajuan bersama,” tutupnya.

“Berbagai dinamika yang terjadi di KNPI harus disudahi, cukup sampai disini. Jayanya suatu negara tergantung kepada pemimpin dan jiwa dan peran pemudanya. Mustahil sekali kejayaan, kemegahan dan kemakmuran dicapai apabila peran pemuda tidak bisa memberikan nilai kontribusi kepada negaranya,” sambungnya.

Baca Juga :  Dukung Kelestarian Lutung Jawa, Ketua PPP Bekasi  Kunjungi Muara Gembong 

Kontribusi dimaksud, Kata Syahrul adalah sejauh mana kualitas moral dan intelektual generasi muda disumbangkan kepada eksistensi negaranya.

“Generasi muda merupakan harapan untuk menggantikan mereka yang sudah tua. Sudah sepantasnya generasi muda harus siap melanjutkan bahkan mengembangkan apa yang sudah dilakukan oleh orang sebelumnya. Hal ini akan terus berjalan sesuai dengan perkembangan zaman dan menjadi pengaruh besar dalam perkembangan sebuah bangsa dan negara ke depan. bukan saatnya terus bersumpah,” tandasnya. (ziz/rjn)

FOLLOW SOCMED:
FB: rakyatjabarnews.com

IG: @urbanjabar.id
Twitter: rakyatjabarnews
YouTube: urbanjabar

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang
Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global
Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter
Tak Lagi Coblos Kertas? Bekasi Siapkan Pilkades Digital di 154 Desa
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:53 WIB

Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:02 WIB

Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:16 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Berita Terbaru