Selama 2 Bulan, Jasa Marga “Ongkosin” 46.789 Penumpang Transjakarta dan KRL Commuterline

- Redaksi

Kamis, 2 Mei 2019 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – Program “Senin Diongkosin” yang diinisiasi oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk. resmi berakhir pada hari Senin (26/04) lalu. Sejak dimulai pada bulan Maret 2019 atau kurang lebih selama 8 Minggu berturut-turut, Jasa Marga telah menanggung ongkos 46.789 penumpang Transjakarta dan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuterline. Perinciannya untuk masing-masing moda transportasi adalah sebanyak 9.050 penumpang TransJakarta dan 37.739 penumpang KRL Commuterline.

Program “Senin Diongkosin” merupakan program yang diselenggarakan khusus untuk warga Bekasi, terutama bagi warga yang terkena dampak kepadatan lalu lintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek eksisting akibat pembangunan sejumlah infrastruktur di sekitar wilayah tersebut secara bersamaan.

Dalam menyelenggarakan program “Senin Diongkosin”, Jasa Marga didukung oleh PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC), anak usaha Jasa Marga yang mengoperasikan Jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated yang merupakan salah satu proyek infrasturktur di Jalan Tol Jakarta-Cikampek eksisting.

Jasa Marga memulai program Senin Diongkosin untuk para pengguna TransJakarta di Halte Summarecon Bekasi untuk tujuan Tosari dan Tanjung Priok yang dilaksanakan sejak Senin (11/03). Pada Program Senin Diongkosin, para pengguna moda transportasi massal Bus TransJakarta tidak perlu mengeluarkan biaya lagi, alias gratis, karena sudah ditanggung penuh oleh Jasa Marga.

Mendapat respon positif dari masyarakat, Jasa Marga memperluas Program Senin Diongkosin. Terhitung sejak Senin (18/3), program serupa juga bisa dinikmati oleh warga Bekasi yang biasa menggunakan Kereta Rel Listrik (KRL) di tiga stasiun, yaitu Stasiun Kranji, Stasiun Bekasi, dan Stasiun Cikarang.

Baca Juga :  333 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabotabek, Meningkat 24,62% Dari Lalin Normal

Bedanya, penumpang KRL di tiga stasiun pada jam-jam yang telah disebutkan di atas, mendapat cashback top up Rp10 ribu. Program ini hanya berlaku untuk pengguna KRL yang menggunakan Kartu Multi Trip (KMT). Mekanismenya, pengguna KRL harus melakukan top up saldo KMT di Loket Stasiun minimal Rp20 ribu untuk mendapatkan bonus saldo Rp10 ribu. Khusus untuk KRL, tarif yang ditanggung sebesar Rp10 ribu merupakan perjalanan pulang-pergi penumpang di tiga stasiun wilayah Bekasi menuju Jakarta dengan asumsi terjauh tarif Rp5 ribu/sekali jalan.

Program Senin Diongkosin baik untuk Transjakarta maupun KRL Commuterline berlaku setiap hari Senin sejak tanggal diberlakukan, pada jam padat (rush hour) yaitu pukul 05.00-09.00 WIB dan pukul 16.00-20.00 WIB.

Para pengguna TransJakarta maupun pengguna KRL Commuterline menyambut baik Program Senin Diongkosin ini. Salah satunya adalah Agus Zakaria yang berdomisili di Titian Kencana Bekasi melihat bahwa program ini bisa lebih menarik minat masyarakat untuk dapat menggunakan transportasi publik.

Baca Juga :  DJP dan Ditjen Dukcapil Tanda Tangani Kerjasama terkait NIK dan NPWP

“Program ini bagus sekali ya, jadi masyarakat akan terdorong untuk menggunakan kendaraan umum, tentu berefek mengurangi kemacetan juga,” jelasnya.

Untuk memastikan program ini terlaksana dengan baik, Jasa Marga bekerja sama dengan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) dan PT Transportasi Jakarta (TJ). Selain untuk memastikan teknis pelaksanaan program, Jasa Marga, PT KCI dan PT TJ juga bekerjasama dalam menyebarluaskan informasi program ini kepada masyarakat Bekasi melalui media komunikasi yang beragam, termasuk menyelenggarakan event off air bertajuk B-Fest “Festival Inspirasi Bekasi”.

(ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang
Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global
Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:41 WIB

Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:53 WIB

Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang

Senin, 1 Juni 2026 - 10:01 WIB

Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:02 WIB

Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir

Berita Terbaru