Jelang Puasa, TPID BI Cirebon Jaga Kestabilan Harga Kebutuhan Pokok

- Redaksi

Sabtu, 27 April 2019 - 19:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon berupaya menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok terutama menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri 1440 Hijriah.

“TPID dan BI sudah berkomitmen menjaga ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi serta mengupayakan keterjangkauan harga kebutuhan,” kata Sekretaris Daerah Kota Cirebon Asep Dedi di Cirebon, Jumat (26/4/2019) kemarin.

Asep mengatakan, TPID bekerja sama dengan BI akan terus berupaya untuk bisa menstabilkan harga kebutuhan pokok dan juga menjaga inflasi di Kota Cirebon, agar tetap terjaga.

Karena lanjut Asep dari data BPS, bahwa sumber utama inflas di Kota Cirebon disebabkan oleh peningkatan harga komoditas utama seperti komoditas bawang merah, bawang putih dan cabai rawit.

“Sementara komoditas penahan inflasi adalah beras, tomat sayur, telur ayam ras dan minyak goreng,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon M. Abdul Majid Ikram mengatakan inflasi Kota Cirebon sampai dengan bulan Maret 2019 dari data BPS masih terjaga di angka 0.18 persen (mtm), 0,22 persen (ytd) dan 1,69 persen (yoy).

“Nilai tersebut masih lebih rendah dari inflasi Jawa Barat maupun inflasi Nasional dan tercatat lebih rendah pula dari rata-rata inflasi tahunan periode tiga tahun terakhir yang mencapai 2,99 persen (yoy),” katanya.

Baca Juga :  7 Fakta Jokowi Bertemu Elon Musk, Termasuk Rencana Founder Space X Datang ke Indonesia November 2022

Majid menambahkan menjelang bulan Ramadhan beberapa harga komoditas disinyalir akan mengalami kenaikan terutama terkait persiapan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah. Hal ini, lanjut Majid, disebabkan perubahan pola konsumsi masyarakat dan masuknya arus pemudik ke Kota Cirebon yang akan meningkatkan permintaan serta konsumsi.

“Untuk itu kami bekerja sama dengan TPID akan menggelar pasar murah menjelang Ramadhan, juga Idul Fitri serta beberapa agenda lain untuk menekan kenaikan kebutuhan pokok,” tuntasnya. (gii/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Berita Terbaru