Rest Area Kawasan Weru, Cirebon, Sudah Disiapkan

- Redaksi

Jumat, 9 Juni 2017 - 14:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakytaJabarNews.com – Menghadapi musim mudik, sudah menjadi kebiasaan para pemudik yang kelelahan mencari tempat istirahat di rest area sekaligus yang membuka warung. Rest area di kawasan Weru, tidak diperbolehkan berada di pinggir jalan.

Sudah sejak tahun lalu, rest area khususnya di kawasan wilayah Weru sudah disiapkan tempat khusus di dalam kawasan Pasar Batik. Di sana dianggap cukup nyaman untuk istirahat.

Kepala Pasar Batik, Jhony Priatna mengatakan pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada pedagang, untuk tidak berjualan di pinggir jalan.

Menurutnya, hal itu sesuai dengan kesepakan jajaran Muspika Kecamatan Weru dan para pedagang yang biasa berjualan di pinggir jalan saat musim mudik lebaran.

“Kemarin sudah rapat dengan pihak desa, kecamatan, kepolisian, TNI dan unsur lainya bahwa tidak boleh membuka warung dan rest area di pinggir jalan. Nanti bagi para pemudik ada tempat istirahat di dalam kawasan Pasar Batik,” kata Jhony, Jumat (09/06).

Jhony menambahkan, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja. Hal itu dilakukan untuk menindak para pedagang yang tetap memaksa, untuk membuka warung di piggir jalan.

“Nanti kita pasang tulisan papan pemberitahuan tempat rest area di sebelum kawasan Pasar Batik,” katanya.

Jhony menambahkan, di dalam kawasan Pasar Batik menurutnya cukup untuk menampung pemudik yang ingin beristirahat. Pihaknya pun sudah koordinasi dengan desa untuk mengatur penempatan pedagang dan pemudik agar tidak terjadi penumpukan pemudik yang ingin beristirahat.

“Sudah sepakat ditempatkan di bagian belakang Pasar Batik. Kalau tetap tidak muat nanti bisa di pinggir-pinggir samping kios,” tambah Jhony. (Juf/RJN)

Baca Juga :  Jalur Cirebon - Kuningan di Penuhi Kendaraan Arus Mudik dan Berpariwisata
Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Berita Terbaru