Wali Kota Bekasi Buka Musrembang RKPD Tingkat Kota

- Redaksi

Rabu, 13 Maret 2019 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – Bertempat di Gedung Al Muhajirin, Bekasi Timur, Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bekasi Tahun 2020 Tingkat Kota Bekasi, hadir perwakilan dari Gubernur Jawa Barat, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Barat, Muhammad Solikhin yang mewakilan Gubernur Jawa Barat.

Hadir juga dalam acara tersebut Wakil Walikota Bekasi, Dr. Tri Adhianto Tjahyono, Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Hj Reny Hendrawati, Kepala Badan Perencanaan Daerah Kota Bekasi, Dinar F Badar, Kapolres Metro Bekasi Kota, Dandimd0507/BKS, para SKPD, Camat dan Lurah se Kota Bekasi, Pimpinan Universitas, Pimpinan BUMD Kota Bekasi, Tokoh Masyarakat Kota Bekasi.

M. Solikhin, Kepala Badan Pengembangan SDM Provinsi Jawa Barat menerangkan mengenai proses perencanaan baru yang berada di Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan M. Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat dan Uu Rizhanul Ulum, Wakil Gubernur Jawa Barat, ia menjelaskan cara baru dari Bappeda Provinsi Jawa Barat ialah kolaborasi kepepentingan pemangku, penerapam dynamic governance, sinkronisasi aplikasi dan interkoneksi data, kolaborasi pendanaan pembangunan dan pengembangan spasial dan a-spasial di 6 wilayah pengembangan.

Baca Juga :  Komisi II Dorong Anggarkan DBMSDA Kota Bekasi Capai Rp300 Miliar

Dari Bappeda Provinsi Jawa Barat juga menjelaskan prioritas pembangunan untuk Kota dan Kabupaten se Provinsi Jawa Barat diantaranya akses pendidikan untuk semua warga, desentrelisasi kebutuhan kesehatan, pertumbuhan ekonomi umat berbasis inovasi, 

Pengembangan destinasi dan infrastruktur pariwisata, pendidikan agama dan tempat ibadah.

Selanjutnya, sambutan Walikota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi mengatakan esensinya dari kegiatan Musrembang yakni bermusyawarah dari tingkat bawah, sebagai perencanaan pembangunan dan untuk mewujudkan visi misi Kota Bekasi. Menurutnya walaupun Kota Bekasi hanya terdiri dari 12 Kecamatan namun karakteristik Kota Bekasi berbeda, dan masyarakat Kota Bekasi menginginkan perhatian lebih dari Gubernur Jawa Barat.

Baca Juga :  Ditinjau Walikota, Bridge Stone Jadi Tempat Vaksinasi Dosis Pertama Untuk Para Karyawan Perusahaan Bekasi

” Esensi dari kegiatan hari ini yakni bermusyawarah dari tingkat bawah, dari masyarakat kita.  Untuk membangun sebuah daerah tidak bisa disama ratakan, Kota Bekasi sangat luar biasa,  masyarakat Kota Bekasi inginkan perhatian lebih dari Gubernur Jawa Barat agar pendidikan gratis 12 tahun di Kota Bekasi dapat terwujud, jangan lagi  Kota ini dipandang sebelah mata,” ujar Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi.

Lanjut Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi juga mengatakan mengatakan Rencana, berada pada tahapan Rencana Pembangunan Jangka Panjang. Memperkuat struktur perekonomian kota yang semakin kokoh dan kompetitif guna peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemandirian. Para ASN harus memiliki pola pikir yang think out of the box, memiliki pola pikir yang inovatif yang bisa membawa kemajuan bagi Kota Bekasi.

Baca Juga :  Jasa Marga Sukses Raih Dua Penghargaan Bergengsi Dalam Ajang Indonesia CSR Excellence Award 2024

” Rencana Pembangunan, berada pada tahapan Rencana Pembangunan Jangka Panjang. Memperkuat struktur perekonomian kota yang semakin kokoh dan kompetitif guna peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemandirian. Para ASN harus memiliki pola pikir yang think out of the box, yang bisa membawa kemajuan bagi Kota Bekasi,” kata Walikota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi.

Diakhir sambutannya, Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi berpesan OPD harus bisa menyelesaikan skala prioritas dan jangan sampai ada program yang tidak berjalan dengan baik. OPD harus bisa berinovasi dan kreatif, untuk terus menggali potensi – potensi PAD yang ada.

” Tugas OPD harus bisa selesaikan skala prioritas, jangan ada lagi program yang tidak berjalan dalam hal ini mangkrak. OPD juga harus terus berinovasi dan kreatif untuk terus menggali potensi- potensi PAD yang ada,” tutupnya. (ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Hari Jadi ke-76, Terungkap Era Unik Saat Kabupaten Bekasi Memiliki Dua Penguasa Pemerintahan
BPBD Kabupaten Bekasi Salurkan 2,7 Juta Liter Air Bersih, 28 Ribu Warga Terdampak Kekeringan
Asap Tebal Selimuti Akses Delta Silicon, Damkar Bekasi Berjibaku 5 Jam Padamkan Kebakaran Bukit Cinta
Usai Dengar Keluhan Petani, Plt Bupati Bekasi Gerak Cepat Benahi Irigasi Pebayuran
DPRD Kabupaten Bekasi Segera Panggil Dewan Pengawas, Kisruh PDAM Tirta Bhagasasi Jadi Sorotan
Pemkot Bekasi Perkuat UMKM Lewat Pelatihan Pengurusan Izin BPOM, Harris Bobihoe Dorong Produk Naik Kelas
Sawah Bekasi Terancam Kekeringan, Asep Surya Atmaja Turun Gunung: Alat Berat Siap Dikerahkan!
Pemkab Bekasi Resmi Luncurkan Logo dan Tema Hari Jadi ke-76, Usung Semangat Bangkit Bersama

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:05 WIB

Jelang Hari Jadi ke-76, Terungkap Era Unik Saat Kabupaten Bekasi Memiliki Dua Penguasa Pemerintahan

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:52 WIB

BPBD Kabupaten Bekasi Salurkan 2,7 Juta Liter Air Bersih, 28 Ribu Warga Terdampak Kekeringan

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:44 WIB

Asap Tebal Selimuti Akses Delta Silicon, Damkar Bekasi Berjibaku 5 Jam Padamkan Kebakaran Bukit Cinta

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:54 WIB

Usai Dengar Keluhan Petani, Plt Bupati Bekasi Gerak Cepat Benahi Irigasi Pebayuran

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:33 WIB

DPRD Kabupaten Bekasi Segera Panggil Dewan Pengawas, Kisruh PDAM Tirta Bhagasasi Jadi Sorotan

Berita Terbaru