Pemkab Bekasi Gelar Bussines Forum, Dinas Perindustrian Inginkan Sinergi dan Komunikasi Antara Pengusaha

- Redaksi

Kamis, 28 Februari 2019 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Perindustrian Kabupaten Bekasi menggelar acara Business Forum Industri Kecil dan Menengah dengan Industri Besar yang digelar di Hotel Ayola.

Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Bekasi, Peno Suyatno di temui usai pembukaan kegiatan mengatakan bahwa Bussines Forum bertujuan agar adanya sinergi antara industri kecil dan menengah dengan industri besar yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi.

“Dinas Perindustrian menginginkan adanya sinergi dan komunikasi antara pengusaha dari industri kecil menengah dan besar dalam forum ini mereka bisa saling mengenal, “ungkapnya di wawancarai, pada Kamis (28/02/2019)

Melalui pengenalan dalam forum ini, Peno berharap akan terjalin simbiosis mutualisme antara satu dengan yang lain.

“Sampai saat ini kerjasama antara industri kecil dan besar belum ada koordinasi yang difasilitasi pemerintah, tidak disatukan, jadi hanya sebatas per orangan saja bukan forum.  Jadi kita buat ini agar terjalin kerjasama dan simbiosis mutualisme antara pelaku industri,” bebernya.

Ia menerangkan, pelaku industri besar yang tergabung dalam beberapa kawasan industri di undang, begitu juga pelaku usaha industri kecil seperti industri kecil makanan, menjahit, karpet, dan logam.

“Industri kecil hadir begitu pula industri besar pasti saling membutuhkan, saya inginkan industri kecil bisa menjalin koordinasi dan komunikasi dengan industri besar agar menjadi mitra,” bebernya.

Dengan terjalinnya kerjasama tersebut, ia berharap dapat berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan terjadi peningkatan kesejahteraan warga Kabupaten Bekasi.

“Dengan adanya kawasan industri ini dan sinergi antara industri kecil dan besar maka warga bisa diberdayakan, warga Kabupaten Bekasi juga mampu. Jangan sampai mengambil dari luar kota kecuali kalau memang warga kabupaten Bekasi tidak mampu,”pungkasnya.(Advertorial)

Baca Juga :  Dua Skema Atasi Sampah Burangkeng
Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fahrul Fauzi: Meningkatnya Laporan Menunjukkan Kesadaran Masyarakat Kian Baik
Hari Anak Nasional, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Soroti Perlindungan Anak
PAD Kota Bekasi Baru 85 Persen, PKS: WTP Tak Boleh Jadi Alasan Berpuas Diri
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Tanggapi Aspirasi Pegawai, Perumda Tirta Bhagasasi Pastikan Layanan Air Tetap Normal
1.564 Anggota BPD Dilantik, Asep Surya Atmaja Tegaskan Netralitas dan Kolaborasi Desa
Asep Sebut SK Anggaran Pilkades Sudah Ditandatangani, Pemkab Bekasi Siapkan Rp59 Miliar
Tri Adhianto Tinjau Relokasi Pedagang Pasar Baru, Pemkot Siapkan Kanopi dan Eskalator

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:44 WIB

Fahrul Fauzi: Meningkatnya Laporan Menunjukkan Kesadaran Masyarakat Kian Baik

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:12 WIB

Hari Anak Nasional, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Soroti Perlindungan Anak

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:43 WIB

PAD Kota Bekasi Baru 85 Persen, PKS: WTP Tak Boleh Jadi Alasan Berpuas Diri

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:20 WIB

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:09 WIB

Tanggapi Aspirasi Pegawai, Perumda Tirta Bhagasasi Pastikan Layanan Air Tetap Normal

Berita Terbaru

Jajaran manajemen Geely Auto Indonesia berfoto bersama Geely Coolray di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok. SUV bermesin bensin (ICE) pertama Geely di Indonesia ini resmi memasuki masa pre-book menjelang peluncuran harga pada GIIAS 2026.

Otomotif

Geely Buka Pre-Book Coolray, SUV ICE Pertama di Indonesia

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:32 WIB