Debat Pilpres 2019 Ronde 2, Kedua Kubu Komentari Unicorn dan Tanah

- Redaksi

Senin, 18 Februari 2019 - 08:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Debat Kedua: Joko Widodo dan Prabowo Subianto saling salam dan berpelukan usai debat capres yang kedua

i

Debat Kedua: Joko Widodo dan Prabowo Subianto saling salam dan berpelukan usai debat capres yang kedua

RJN, Jakarta – Seusai debat, juru bicara dari kedua kubu mengadakan jumpa pers. Kubu Jokowi-Ma’ruf Amin diwakili Muhammad Zainul Majdi, Moeldoko, dan Tsamara Amany. Kubu Prabowo-Sandiaga Uno diwakili Fery Mursidan Baldan, Sudirman Said, dan Dahnil Anzar Simanjuntak.

Moeldoko mengatakan, dalam debat, Jokowi dinilai bisa menunjukkan kepemimpinan. Jokowi dinilainya bisa menunjukkan persoalan sekaligus memaparkan solusinya.

“Sangat clear. Beliau memahami dengan sangat mendalam persoalan bangsa. Begitu ada persoalan, ada solusi. Tidak semua orang bisa melakukan seperti itu,” ujarnya.

Tsamara Amany mengapresiasi Jokowi yang menyentuh persoalan start up. Menurut dia, dengan mengangkat persoalan seperti unicorn, Jokowi dinilai memahami dunia anak muda.

“Jokowi memahami bagaimana mendorong start up unicorn Indonesia untuk bisa terus bergengsi di arena internasional,” ujarnya.

Muhammad Zainul Majdi menilai Jokowi mampu memahami permasalahan secara komprehensif dalam debat. Dalam hal ini, ia mencontohkan tentang isu pangan. Menurut dia, Jokowi memahami bila isu pangan adalah terkait keseimbangan dan bagaimana persoalan pasokan tidak merugikan masyarakat konsumen dan juga tidak merugikan produsen.

Baca Juga :  Pemkab Indramayu Ditargetkan Bebas Stunting Pada Tahun 2023

Siap mengembalikan

Dari kubu BPN, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, Prabowo tetap dalam posisi tidak ingin menyerang pribadi dan tetap mempertahankan sikapyang baik dalam debat.

Ia menilai, Jokowi yang justru banyak melakukan serangan pribadi dan cenderung bernuansa fitnah ketika menuduh Prabowo memiliki tanah. Padahal, tanah itu adalah HGU.

“Dan itu milik negara. Beliau sedang mengelolanya dengan baik dan berkomitmen bersedia mengembalikannya bila diminta oleh negara. Kalaupun harus diminta negara, beliau dengan ksatria akan mengembalikannya,” katanya.

Fery Mursidan Baldan menilai, moderator debat seharusnya dievaluasi karena lebih banyak memotong pernyataan. Pemotongan pernyataan itu dinilainya mengganggu ritme debat.

Baca Juga :  XL Axiata Raih Beragam Penghargaan di Penghujung 2021

“Saya kira, debat untuk mencerdaskan pemilih, bukan soal ketepatan waktu. Jadi cukup kode,” ujarnya.

Sudirman Said mengatakan, meski Prabowo diserang, diatetap menjaga tujuan debat yakni menyampaikan visi dan misi dan rencana bangsa ke depan. Ia juga memuji Prabowo yang dinilai konsisten melihat persoalan bangsa.

“Persoalan kita yang utamanya adalah persoalan 40% ke bawah, para petani, nelayan, orang-orang kecil,” ujarnya.(dan/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Kisah Haru Marbot Jakarta, Disiplin Bayar Angsuran Berbuah Umrah Gratis
Adira Finance Bagikan Dividen Rp772 Miliar dari Laba 2025
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi
Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN
BCA Salurkan Pinjaman Rp600 Miliar untuk Perluas Layanan Taksi Listrik Green SM Indonesia
Internet 5G Bisnis
Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Selasa, 7 April 2026 - 15:39 WIB

Kisah Haru Marbot Jakarta, Disiplin Bayar Angsuran Berbuah Umrah Gratis

Selasa, 7 April 2026 - 10:10 WIB

Adira Finance Bagikan Dividen Rp772 Miliar dari Laba 2025

Senin, 6 April 2026 - 17:05 WIB

Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Senin, 6 April 2026 - 10:10 WIB

Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !