Diantara Korban KKB di Ndunga Papua Diketahui Warga Asal Garut Jabar

- Redaksi

Senin, 10 Desember 2018 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi

i

ilustrasi

RJN, Bandung – Salah satu korban selamat pada peristiwa penyerangan terhadap pekerja proyek jembatan di Ndunga Papua oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) salah satunya adalah warga Jawa Barat yang berasal dari Kabupaten Garut.

Korban di identifikasi atas nama Irawan Maulana, 22 thn, Islam, Kampung Papandak RT 02/06 Desa Suka Menak Kec.Wanaraja Kab.Garut.

Dalam press realese yang disampaikan Bidang Humas Polda Jabar kemarin, Irawan Maulana, berhasil diselamatkan oleh pasukan Polri dan TNI yang bertugas menanggulangi KKB di Nduga Papua.

Baca Juga :  Persiapan Mudik Lebaran 2023, Menhub Bahas Langkah Antisipasi Lonjakan Kendaraan di Jalur Tol Cikampek-Cipali

Korban pada saat kejadian tengah bertugas memasang kabel telkom di salah satu provider telkom di pembangunan PT. Istaka Karya dan telah bekerja di wilayah Papua selama 8 bulan.

Direncanakan korban akan di jemput oleh personil Sat Brimob Polda Jabar pada Hari Minggu tgl 9 Des 2018 di Bandara Seokarno Hatta pada hari senin malam dan selanjutnya akan di antar ke rumah korban di Kota Garut.

Baca Juga :  XL Axiata Ajarkan Solusi IoT Untuk Budidaya Maggot di Pesantren

Sebelumnya, dikabarkan tim gabungan TNI dan Polri telah berhasil mengevakuasi 16 jenazah pekerja di Papaua yang menjadi korban pembantaian Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) OPM.

Daftar nama 16 jenazah yang menjadi korban kekejian KKB itu telah dipublikasikan di akun twitter resmi Divisi Humas Polri, @DivHumas_Polri, Jumat (7/12/2018).

Baca Juga :  Pimpinan KPK: Tidak Menutup Kemungkinan Golkar Terjerat Pidana Korporasi

Dalam perkembangan terbaru, aparat juga sudah menemukan lagi satu dari jenazah pekerja PT Istaka Karya yang tewas dibunuh kelompok yang menurut aparat adalah kelompok pimpinan Egianus Kogoya.

Sejauh ini sudah 16 jenazah PT Istaka Karya yang ditemukan dan dikirim ke keluarga mereka di Toraja Sulawesi Selatan, dan Palu, Sulawesi Barat. Sementara empat yang selamat karena berhasil melarikan diri, masih dirawat di Rumah Sakit di Timika, Papua. (red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka
Adira Expo Bandung 2026 Hadirkan Promo Kredit Mobil dan Motor Spesial HUT RI, Ini Daftar Keuntungannya
Kota Bekasi Borong Empat Medali di Kejurnas BMX Freestyle 2026
Maxim Gelar Turnamen Badminton di Bandung
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Kota Bekasi Siap Jadi Tuan Rumah Sejumlah Nomor Balap Sepeda Porprov Jabar 2026
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
ParagonCorp dan ITB Revitalisasi Dome Theater, Hadirkan Ruang Belajar Imersif

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Adira Expo Bandung 2026 Hadirkan Promo Kredit Mobil dan Motor Spesial HUT RI, Ini Daftar Keuntungannya

Senin, 27 Juli 2026 - 14:38 WIB

Kota Bekasi Borong Empat Medali di Kejurnas BMX Freestyle 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:21 WIB

Maxim Gelar Turnamen Badminton di Bandung

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto berbincang dengan salah satu siswa SMPN 54 Kota Bekasi dalam kegiatan bakti sosial pemeriksaan kesehatan mata dan pembagian 300 kacamata, Selasa (11/8/2026). Kegiatan tersebut digelar Pemkot Bekasi bersama IROPIN untuk mendukung kenyamanan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran.

Pemerintahan

Pemkot Bekasi Gandeng IROPIN, 300 Siswa SMPN 54 Dapat Kacamata

Selasa, 11 Agu 2026 - 11:51 WIB