#KebijakanHermanDeru Jadi Trending Topic, Kebijakan Herman Deru Dipertanyakan

- Redaksi

Selasa, 27 November 2018 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demo sopir truk batu bara di Sumsel. Ada sebagian yang menginap di kantor Gubernur Sumsel.

i

Demo sopir truk batu bara di Sumsel. Ada sebagian yang menginap di kantor Gubernur Sumsel.

RJN, Sumsel – Hari ini sosial media diramaikan oleh pembicaraan terkait kebijakan Gubernur Sumsel Herman Deru yang melarang angkutan batubara melewati jalan umum. Bahkan, isu ini menjadi trending topic di Twitter dengan tagar #KebijakanHermanDeru.

Interaksi di sosial media ini didominasi oleh keluhan berbagai kalangan terkait kebijakan tersebut. Ribuan supir yang terancam kehilangan pekerjaan menjadi salah satu pembicaraan hangat terkait isu ini.

Baca Juga :  Peringati Haornas 2021, Koni Kota Bekasi Akan Capai 3 Besar Porda Jabar

“Gubernur Sumsel buat kebijakan sembrono, 10 ribu orang di sektor batubara terancam kehilangan pekerjannya #KebijakanHermanDeru,” cuit @Rustiaa di akun twitternya dengan menyertakan link berita terkait.

Banyak pula yang menyalahkan Gubernur Sumsel karena telah membuat kebijakan yang terburu-buru dan tidak memikirkan efek domino dari kebijakan yang dibuatnya.

“Ekonomi Sumsel diprediksi melemah, dampak terganggunya pasokan batubara #kebijakanhermanderu” ujar @muhlutfih12 melalui twitternya. Seperti yang diketahui, akibat kebijakan Gubernur Sumsel tersebut pasokan batubara untuk industri menjadi terganggu.

Baca Juga :  Ribuan Massa Kepung Kantor Bupati Cianjur, Meminta Bupati Irvan Mundur dari Jabatannya

Dalam interaksi media sosial tersebut, juga terdapat coverage dari berbagai media tentang hal tersebut. Misalnya Kumparan yang mengangkat kekhawatiran pengusaha terhadap kebijakan tersebut. Hal itu mendapatkan tanggapan beragam dari netizen yang intinya meminta Gubernur Sumsel Herman Deru untuk memikirkan ulang kebijakan tersebut.(red/rjn/rls)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Riau Ungkap 1.333 Kasus Kejahatan Jalanan, 525 Tersangka Berhasil Diamankan
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:02 WIB

Polda Riau Ungkap 1.333 Kasus Kejahatan Jalanan, 525 Tersangka Berhasil Diamankan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Sabtu, 25 April 2026 - 13:22 WIB

Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Berita Terbaru