Pesan Banser akan serang FPI malam ini Ramai tersebar via WhatsApp, ini Kata Ketua PC GP Ansor Kabupaten Cirebon

- Redaksi

Kamis, 25 Oktober 2018 - 17:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon – Buntut pembakaran bendera HTI di Garut pada peringatan Hari Santri Nasional beberapa waktu lalu nampaknya masih cukup memanas.
Adalah pesan berantai via aplikasi WhatsApp yang menyatakan malam ini akan ada penyerangan oleh Banser kepada FPI.

Menyikapi beredarnya pesan yang beredar digrup grup WhatsApp, yang mengatas namakan dirinya sebagai pimpinan cabang GP Ansor Cirebon yang akan menyerang FPI langsung dibantah Ketua PC GP Ansor Kabupaten Cirebon.
“itu berita lama yang dicoba untuk digoreng lagi agar umat menjadi gaduh, Saya katakan adalah hoax,”ungkapnya kepada rakyatjabarnews.com saat ditemui di Padepokan Al Busthomi Mundu Cirebon, Kamis (25/10/2018).

Baca Juga :  Ditpolair Polda Jabar Ajak Nelayan Melawan Hoax

Pesan berantai via aplikasi WhatsApp mengatas namakan pimpinan PC GP Ansor Kabupaten Cirebon yang memerintahkan pasukannya untuk menyerbu markas FPI malam ini, Hal ini menimbulkan kegaduhan tengah masyarakat Cirebon.

“semoga yang menyebar fitnah itu nendapat hidayah dr Allah.(HM Ujang Busthomi PC GP Ansor kab crb).”

Dikatakan Ujang, pesan imbauan tersebut adalah berita lama, saat penolakan Bachtiar Nasir (diduga tokoh radikalis) saat berkunjung di Garut tahun lalu.

Baca Juga :  Pemerintah Kota Bekasi Himbau Waspadai Penyakit Monkey Pox

Dia curiga, ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab sengaja menyebar kembali pesan tersebut, untuk membuat kegaduhan.

“Itu berita lama yang mencoba digoreng lagi agar ummat menjadi gaduh. Saya katakan itu adalah HOAX,”tutupnya.(ymd/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi
18 Pemegang Saham Pendiri Tolak RUPSLB PT RSB, Persoalkan Legalitas Pengangkatan Direksi-Komisaris
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:53 WIB

BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon

Rabu, 30 September 2026 - 19:59 WIB

Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB

Keterangan foto: Ilustrasi tindak pidana korupsi yang berdampak terhadap kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Jakarta

Prof Romli Nilai Korupsi Rugikan Hak Sosial Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:02 WIB

Kondisi bangunan Rumah Sakit Watunggong di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang akan didukung pembangunannya melalui bantuan kemanusiaan Rp2,1 miliar dari masyarakat Kota Bekasi.

Nasional

Warga Bekasi Galang Rp2,1 Miliar, Bangun Rumah Sakit di NTT

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:37 WIB