PT.SMR Normalisasi Saluran Air Guna mengantisipasi Banjir

- Redaksi

Senin, 15 Oktober 2018 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cirebon – Jelang musim penghujan Badan Usaha Jalan Tol Kanci Pejagan PT. SEMESTA MARGA RAYA (SMR) melakukan antisipasi banjir dengan melakukan normalisasi saluran air disepanjang jalan Tol Kanci Pejagan.

Menurut Erwan Kepala Cabang PT. SMR, melalui Uum Jumadi, Kasi Full Tol dan Umum menjelaskan jika pihak perusahaan sudah melakukan pengerjaan normalisasi saluran air di sepanjang jalan Tol Kanci Pejagan dari mulai bulan Maret.

“Kami sudah melakukan normalisasi saluran air, pengerukan memakai alat berat (Red. Excavator) dan pihak Komisi 2 DPRD Kabupaten Cirebon sudah diberitahukan tentang kegiatan normalisasi saluran air di area dalam milik jalan Tol (Damija) yaitu batas pagar antara tanah milik masyarakat dan milik Tol secara rutin saat berkunjung ke sini pada awal bulan Agustus lalu,” katanya kepada rakyatjabarnews.com saat ditemui di meeting room PT.SMR, Senin (15/10/2018).

Masih menurut Uum Jumadi selain melakukan normalisasi di semua saluran air di sepanjang jalan Tol, pihaknya juga selalu berkordinasi dengan pemerintah setempat baik itu di Wilayah Jawa Barat maupun Jawa Tengah dan memberikan bantuan kepada masyarakat Desa yang melakukan kerja Bhakti dalam ruang lingkup saluran air milik Desa setempat.

Baca Juga :  Mulai H-8 Hingga H+8 Lebaran, Peserta JKN-KIS Mendapatkan Jaminan Pelayanan Kesehatan

“Kami selalu mensuport kegiatan kerja bakti dari masyarakat seperti memberikan bantuan dalam bentuk partisipasi konsumsi bagi yang kerja bhakti, karena perlu ada kerja sama yang baik dalam membersihkan saluran air di ruang lingkup wilayah Desa masing masing.”

Ditambahkan Humas PT. SMR, Tono menghimbau pada masyarakat agar tidak buang sampah sembarangan dan bersama sama memelihara saluran air disisi masyarakat dalam menjaga saluran agar tidak tersumbat oleh sampah.

Baca Juga :  Peringati Hardiknas, TK -SMA Cirebon Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan

“Kami sangat berharap ada sinergi dalam melakukan pemeliharaan saluran air agar pada saat musim penghujan tidak banjir karena saluran air yang sudah di normalisasi tidak tersumbat oleh sampah.”

Ditambahkan Humas PT. SMR bahwa setelah bencana banjir pada bulan Februari lalu pihaknya berkirim surat kepada BBWS agar ada normalisasi sungai, karena pada saat banjir banyak pihak menyalahkan pihak Jalan Tol.

“Kami juga sudah berkirim surat pada pihak BBWS agar bersama sama dalam menanggulangi banjir dengan menormalisasi sungai dari hulu sampai hilir, “imbuhnya. (ymd/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Sabtu, 25 April 2026 - 13:22 WIB

Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Berita Terbaru