Parah, Bau Menyengat Asap Limbah Industri Biji Plastik Mengganggu Pernapasan Warga

- Redaksi

Selasa, 2 Oktober 2018 - 18:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Lokasi Sampah Biji Plastik di Buang Sembarangan.

i

Lokasi Sampah Biji Plastik di Buang Sembarangan.

RJN, Cirebon – Ditengah krisis sampah yang terjadi di Kabupaten Cirebon ternyata ada masyarakat yang secara sukarela dan ulet mengumpulkan sampah plastik dari limbah industri. Pada umumnya masyarakat melihat sampah sebagai barang yang kotor dan menjijikan, namun bagi sebagian masyarakat lainnya sebagai sumber mata pencaharian sehari hari yang menjanjikan pundi pundi rupiah.

Adalah perbatasan antara Kecamatan Greged dan Kecamatan Mundu menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat (Red. Pengusaha Biji Plastik) yang menampung sampah plastik hasil limbah industri yang dipasok dari wilayah Barat Cirebon.

Baca Juga :  Walikota Bekasi Kroscek Kesekolah Islam Terpadu Al-Ihsan Legenda

Hal tersebut diungkap oleh Camat Greged, Ikin secara lugas membenarkan jika di wilayahnya terdapat aktivitas usaha biji plastik yang dikelola secara terang terangan di sepanjang jalan menuju Kecamatan Mundu oleh Pengusaha lokal setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Awalnya kami kaget ada pembakaran limbah di pinggir jalan oleh masyarakat yang mengolah sampah biji plastik dan kami pada awal tahun 2018 sudah menugaskan Kasi Trantib Kecamatan Greged untuk mendata usaha pengolahan biji plastik yang di lakukan oleh pengusaha biji plastik.” Ungkapnya pada rakyatjabarnews.com saat ditemui di Kantor Pemerintahan Kecamatan Greged, Selasa (2/10/2018).

Baca Juga :  Cooking Class Junior di Aston Cirebon Hotel, Mengajarkan Memasak Sejak Dini

Masih menurut Ikin jika aktivitas pembakaran limbah industri di pinggir jalan sudah dilaporkan Kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon agar segera di tindak lanjuti oleh Dinas terkait.

“Jika kita melewati jalan menuju kecamatan Mundu pasti akan mencium bau menyengat dari asap pembakaran limbah yang di lakukan pengusaha biji plastik dipinggir jalan, dan kami dari Pemerintah Kecamatan sudah berkirim surat pada awal tahun ini kepada Dinas Lingkungan Hidup agar ditindak lanjuti”.

Baca Juga :  Jasa Marga Catat 149 ribu Kendaraan Meninggalkan Jabotabek

Ikin menambahkan jika pihak Pemerintah Kecamatan akan membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) problem sampah bisa diatasi sekaligus menjadi solusi dari pembakaran limbah oleh pengusaha biji plastik dipinggir jalan menuju Mundu.

“Rencana kami jika TPST sudah selesai dibangun maka kami akan mengundang para pengusaha agar menempuh ijin usaha biji plastik agar legal dan tidak membakar limbah dipinggir jalan, karena jelas melanggar undang undang lingkungan hidup serta merugikan masyarakat yang lain,” tandasnya. (ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Berita Terbaru