Nasi Lengko Cirebon Pecahkan Rekok ORI

- Redaksi

Senin, 17 September 2018 - 06:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon– Sedikitnya 3 ribu warga Kota Cirebon bersama-sama makan Nasi Lengko di sepanjang Jalan Siliwangi Kota Cirebon. Makan Nasi Lengko bersama ini pun tercatat dan pecahkan Original Record Indonesia (ORI).

Sekitar 3 ribu warga Kota Cirebon dan sekitarnya berkumpul dan duduk bersama di ruas Jalan Siliwangi. Setelah nasi lengko dibagikan, mereka pun bersama-sama menyantap nasi lengko diiringi sejumlah pertunjukkan dari panggung hiburan yang disiapkan panita.

Setelah selesai, Presiden ORI, Agung Elvianto, menyerahkan piagam pemecahan rekor ORI kategori kolosal, yaitu peserta terbanyak dengan memakan nasi lengko, makanan tradisional Cirebon kepada Pj Wali Kota Cirebon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, turut pula diberikan anugerah selendang dari ORI kepada Pj Walikota Cirebon sebagai bapak pemerhati Kuliner UMKM serta Duta Seni Budaya Indonesia.

Baca Juga :  Dinkes Kabupaten Cirebon Berikan Imunisasi Meningitis pada 2.414 Jemaah Haji

Ketua Panitia Hari Jadi Cirebon ke-649, Abdullah Syukur menjelaskan, pemecahan rekor ORI ini juga sekaligus untuk memperkenalkan Nasi Lengko ke tingkat nasional. Masyarakat pun mengetahui, Nasi Lengko ini makanan khas rakyat Cirebon yang sangat merakyat.

”Nasi lengko sendiri berasal dari kata ‘langka’ yang artinya tidak ada. Dulu pada zaman susah, untuk mendapatkan lauk susah. Adanya tempe dan tahu saja,” kata Syukur kepada awak media, Sabtu (15/9)

Syukur menyebutkan, Nasi Lengko ini, nasi yang diatasnya diberi irisan tahu, tempe, dengan sayurnya ketimun dan tauge. Lalu disiram dengan kuah kacang yang ditambah dengan kecap manis. Untuk menambah aroma yang sedap ditaburkan daun kucai dan bawang goreng. Sehingga, sekalipun sederhana, nasi lengko sudah memenuhi syarat gizi dan kesehatan.

Baca Juga :  Banyak Kecelakaan Akibat Tumpahan Sampah Ke badan jalan, Ini Solusi dari Kuwu Lemahabang

”Karena itulah, Pemerintah Daerah Kota Cirebon bertekad untuk menggaungkan nasi lengko ini menjadi makanan yang juga dikenal di daerah lainnya di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Pj Wali Kota Cirebon, Dedi Taufik menyambut baik kegiatan ini yang merupakan rangkaian dari Hari Jadi Cirebon tahun ini. Seperti diketahui, sejumlah kegiatan, Hari Jadi Cirebon yang ke 649 dilakukan dengan berbagai kegiatan sejak 1 Muharam lalu. Tadi pagi sudah melakukan kegiatan nadran dimana ungkapan rasa syukur nelayan atas limpahan rezeki dari Allah SWT.

”Dan, sekarang dilanjutkan dengan makan nasi lengko bersama dengan ribuan warga Kota Cirebon dan sekitarnya. “yang jelas, ini adalah pesta rakyat, pesta kita bersama,” ungkap Dedi.

Baca Juga :  Bank Indonesia Sediakan Fasilitas Penukaran Uang Jelang Ramadhan dan Lebaran

Sementara itu, Presiden ORI, Agung Elvianto juga berharap, pemecahan rekor makan Nasi Lengko dengan peserta terbanyak ini bisa membawa Nasi Lengko menjadi ikon kuliner khas Indonesia. Sehingga, bukan hanya kuliner dari Cirebon saja.

”Jika sudah menjadi ikon kuliner Indonesia, maka bisa disajikan di berbagai acara yang bersifat nasional, bahkan internasional yang diadakan di Indonesia. ini bisa mendorong UMKM kita bergairah,” kata Agung.

Makan bersama dengan peserta terbanyak, khususnya dengan makanan tradisional ini menurut Agung belum pernah terjadi sebelumnya.

“Rekor ORI itu terbagi tiga, yaitu prestasi, kolosal dan rekor unik,Makan nasi lengko ini sendiri masuk pemecahan rekor kolosal dengan makanan tradisional Cirebon,” pungkasnya. (hil/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi
18 Pemegang Saham Pendiri Tolak RUPSLB PT RSB, Persoalkan Legalitas Pengangkatan Direksi-Komisaris
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 15:59 WIB

Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi

Minggu, 20 September 2026 - 13:16 WIB

18 Pemegang Saham Pendiri Tolak RUPSLB PT RSB, Persoalkan Legalitas Pengangkatan Direksi-Komisaris

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Berita Terbaru