Angka Kelahiran di Kota Cirebon Menurun

- Redaksi

Jumat, 8 Desember 2017 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Angka kelahiran rata-rata di Kota Cirebon menurut Walikota Cirebon Nasrudin Azis menurun. Hal itu dikarenakan pemerintah Kota Cirebon sangat memperhatikan permasalahan KB (Keluarga Berencana).

“KB adalah program pemerintah yang sudah ada puluhan tahun lalu, tujuannya adalah membuat keluarga sejahtera. Kota Cirebon ikut mewujudkan harapan pemerintah pusat untuk masyarakat khususnya kota Cirebon melalui KB ini,” jelasnya saat ditemui awak media usai menghadiri Temu Kader Pos KB dan Sub Pos KB se-Kota Cirebon tahun 2017 di Hotel Zambrud, Jl. Wahidin Kota Cirebon hari Jumat (8/12).

Baca Juga :  Gelar Cooffee Morning Pemkot Bekasi Bersinergi Dengan Awak Media

Upaya yang dilakukan pemerintah Kota Cirebon menurut Azis adalah, dengan memberikan penekanan kepada puskesmas-puskesmas dan rumah sakit untuk memberikan pelayanan yang intensif kepada pasien yang mengalami permasalahan KB. Karena jika tidak, lanjut Azis, maka mereka tidak mau mengikuti program KB lagi.

Baca Juga :  Wow, Anggaran Pembelian Alat RSUD Kota Bekasi 30 Miliar

“Kami instruksikan kepada instansi kesehatan untuk benar-benar memperhatikan kasus yang berhubungan dengan KB,” jelasnya.

Begitu pentingnya program KB ini, bahkan pemerintah Kota Cirebon sudah membangun 5 kampung KB. Dan akan terus ditingkatkan sebagai basis pembinaan KB.

Baca Juga :  Rahmat Effendi Kunjungi Mushola Ar Royyan dalam Rangka Suling

“Dengan penduduk Kota Cirebon yang berkisar 360 ribu jiwa, anggaran untuk program ini sudah kami siapkan dan setiap tahun meningkat. Pemprov juga peduli tentang permalasahan ini dan kita mendapatkan dukungan sosialitas,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabupaten Bekasi Kejar Target Pajak Rp3,8 Triliun untuk Dukung Pembangunan
Bapenda Kabupaten Bekasi Optimistis Capai Target PAD 2026, Gencarkan Penggalian Potensi Pajak
Bapemperda DPRD Kabupaten Bekasi Prioritaskan Pembahasan Raperda Desa dan Kepariwisataan
Seskab Teddy Dorong Inovasi ASN Lewat Kompetisi Gagasan Setkab Gengs
Wali Kota Bekasi Tekankan Pembangunan SDM di Temu Karya Karang Taruna VII
Wali Kota Bekasi Pangkas Iring-Iringan Kendaraan Dinas, Kini Cukup Satu Mobil Bersama Staf
Pemkab Bekasi dan DPRD Sepakati Dua Raperda Strategis Jadi Perda
Jakarta Fair 2026 Dibuka, Pramono Sebut Tahun Ini Spesial Jelang 500 Tahun Jakarta

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:25 WIB

Kabupaten Bekasi Kejar Target Pajak Rp3,8 Triliun untuk Dukung Pembangunan

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:00 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Optimistis Capai Target PAD 2026, Gencarkan Penggalian Potensi Pajak

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:32 WIB

Bapemperda DPRD Kabupaten Bekasi Prioritaskan Pembahasan Raperda Desa dan Kepariwisataan

Senin, 22 Juni 2026 - 08:16 WIB

Seskab Teddy Dorong Inovasi ASN Lewat Kompetisi Gagasan Setkab Gengs

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:10 WIB

Wali Kota Bekasi Tekankan Pembangunan SDM di Temu Karya Karang Taruna VII

Berita Terbaru