Rahmat Effendi Kunjungi Mushola Ar Royyan dalam Rangka Suling

- Redaksi

Sabtu, 29 Juli 2017 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Untuk mendatangkan investor agar mau menanamkan modal usahanya di Kota Bekasi, ada beberapa hal penting yang harus diciptakan oleh Pemerintah diantaranya kota tersebut aman, damai, dan tertib.

Ungkap Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi dalam kegiatan Subuh Keliling (Suling) yang setiap minggu dilaksanakan oleh pemerintah daerah untuk mensosialisakan sekaligus mendengar langsung keluhan-keluhan masyarakat terhadap pemerintah daerah yang disampaikan kepada Wali Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bertempat di mushola Ar Royyan, Pondok Melati, Wali Kota Bekasi menyampaikan hal ini penting dalam pembentukan karakter masyarakat menuju visi Kota Bekasi yang Maju, Sejahtera dan Ihsan, 29/7, Sabtu pagi.

Baca Juga :  Suharso Manoarfa Bakar Semangat Kader PPP Kabupaten Bekasi

Beberapa hal tersebut adalah pemerintah dan tokoh masyarakat mempunyai peran penting menciptakan kedamaian, merajut kebersamaan dan menjaga persatuan ditengah kehidupan bermasyarakat.

“Apabila hal tersebut dapat diciptakan maka para investor pun akan beramai ramai menanamkan investasinya di kota bekasi,” ucapnya.

Jika banyak investasi yang masuk ke kota bekasi, lanjutnya, maka masyarakat pun akan menikmati hasil pembangunannya. Untuk saat ini kota bekasi telah banyak mencapai kemajuan pembangunan, dengan perputaran uang di kota bekasi mencapai 7.5 miliar dan tingkat inflasi terendah se jawa barat yaitu 0,17 %.

Baca Juga :  Angkutan Online dan Konvensional Kota Cirebon Ucapkan Ikrar Perdamaian

Dengan capaian tersebut sebagai bentuk pelayanan pemerintah daerah kepada masyarakatnya, pemerintah Kota Bekasi meluncurkan Kartu Sehat ( KS) berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK).

“KS ini seluruh masyarakat yang ber Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kota Bekasi yang telah E-rekam berhak memilikinya,” tuturnya.

“Tapi masa iya masyarakat kelas atas mau memakai kartu ini,” guraunya. Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa kartu ini telah diterima di 38 Rumah Sakit yang berdomisili di Kota Bekasi dan di beberapa di jakarta dan bandung.

Baca Juga :  Miliki Caleg Berkualitas, PPP Bekasi Yakin Target Tercapai

Walikota juga mendorong agar masjid juga memperhatikan perizinan yang dimiliki. Sehingga, jika menggunakan fasilitas umum maka segera diurus perizinannya, “administrasi merupakan awal dari sebuah perencanaan kerja, jika adniistrasinya buruk maka perencanaan tidak akan dapat terealisasi.

Ia juga menyebutkan potensi masjid dan jamaahnya sangatlah besar. Asal dikelola dengan manajemen yang baik, maka hal ini akan menjadi kekuatan umat yang luar biasa bagi pembangunan.

Pembangunan, terangnya, tidak harus melulu pembangunan infarstruktur, spritual memiliki andil yang besar dalam proses pembangunan peradaban.(Ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan
Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal
Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran
Dokter Gigi Bekasi Kurang
Wawali Bekasi Dukung Pelatihan Vokasi Nasional, Targetkan Tekan Pengangguran
Musrenbang RKPD 2027 Bekasi Fokus Pembangunan Merata
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:25 WIB

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan

Senin, 13 April 2026 - 16:37 WIB

Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Minggu, 12 April 2026 - 10:03 WIB

Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran

Sabtu, 11 April 2026 - 09:57 WIB

Dokter Gigi Bekasi Kurang

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !