Ridwan Kamil, Melepas Kepergian Tim Ekspedisi Pendakian Puncak Yamin Papua

- Redaksi

Jumat, 14 September 2018 - 21:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bandung–  Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil, melepas kepergian Tim Ekspedisi Pendakian Puncak Yamin Papua, di Aula Timur Gedung Sate Bandung, Kamis (13/9/2018).

Tim ekspedisi kegiatan pendakian puncak Yamin, merupakan 10 personel anggota Wanadri, yang telah menjalankan pendidikan dan pelatihan. Adapun pendakian akan berlangsung 14 September – 13 Oktober 2018, di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Emil, sapaan akrab Gubernur Jawa Barat, memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap kegiatan yang memiliki landasan rasa ‘cinta tanah air’. Terlebih, kegiatan yang dilakukan menghasilkan produk, yakni informasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang berhak diketahui masyarakat terkait keindahan dan ragam hayati dari sebuah jalur yang belum pernah dilakukan, yakni jalur pendakian puncak Yamin,” kata Gubernur Emil.

Baca Juga :  BPKD Kabupaten Bekasi Pastikan Stabilitas Keuangan Daerah

Emil pun menitipkan semangat untuk para pendaki. Karena luar biasa menurutnya, misi yang akan diemban belum pernah dilakukan oleh siapapun. Sehingga para pendaki akan tercatat dalam sejarah sebagai tim yang merintis sebuah jalur baru.

Selanjutnya, Emil berpesan kepada Tim Ekspedisi tersebut supaya menjaga kesehatan. Selama kurang lebih satu bulan dalam perjalanan, para pendaki harus mempersiapkan diri dan harus mawas diri terhadap hal-hal yang mungkin punya potensi mengganggu kesehatan.

Tak kalah penting, kata Emil, jaga nama baik Jawa Barat. Tim ekspedisi bisa bersosialisasi dengan warga lokal, dengan penduduk lokal, dan jaga lisan jaga tindakan. Emil minta, Tim ekspedisi menunjukan bahwa warga Jawa Barat adalah orang-orang yang sangat menghormati dan menghargai budaya lokal.

Baca Juga :  Kredit Sindikasi Rp 6,98 Triliun Pacu Pembangunan Jalan Tol Pertama di Pulau Kalimantan

“Terakhir, pulanglah kembali dengan selamat membawa kesuksesan, membawa cerita luar biasa kepada kami-kami yang tidak bisa, dan tidak mampu pergi kesana,” pintanya.

Oleh karena itu juga, pada tahun 2019 nanti, Emil mengaku, pihaknya berkomitmen untuk mencarikan juga markas Wanadri supaya tidak pindah-pindah.

“Nanti Saya akan diskusi dengan para pengurus, para senior, sehingga organisasi yang luar biasa ini harus eksis dengan maksimal, dan menjadi inspirasi bagi pemuda Indonesia,” katanya.

Ketua DP Wanadri XXV, Andi Angga Kusuma menerangkan, Puncak Yamin terletak pada dua Kabupaten, yakni Kabupaten Pegunungan Bintang, dan Yahukimo, Papua.

Puncak Yamin, lanjutnya, adalah salah satu puncak di tengah pegunungan Papua yang belum pernah didaki sebelumnya. Sehingga, belum diketahui secara pasti mengenai lokasi puncak dan ketinggiannya.

Baca Juga :  Tingkatkan Kepedulian Terhadap Sesama di Tengah Pandemi Covid-19

“Sulitnya akses, dan minimnya  informasi membuat wilayah ini jarang dilalui orang. Maka ekspedisi ini dilakukan dengan harapan dapat membuka ruang pengetahuan bagi masyarakat umum maupun masyarakat lokal,” papar Andi.

Bagi Wanadri sendiri, kegiatan ini memiliki manfaat dalam hal mengembangkan pemuda dan pemudi sebagai kader penerus bangsa yang cinta tanah air. Juga, melanjutkan eksistensi kegiatan penjelajahan di pelosok indonesia.

Lewat kegiatan ekspedisi ini juga, pada akhirnya akan membuka data dan informasi, mengenai wilayah Indonesia bagian timur. Serta, membentuk wadah interaksi langsung antara masyarakat umum dan masyarakat di Papua untuk pengembangan Pariwisata dan potensi pengembangan daerah lainnya. (Red/rls)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
PrimeBiz Hotel Cikarang Dukung NTSC 2026, Perkuat Kompetensi Generasi Hospitality
Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak
Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:06 WIB

PrimeBiz Hotel Cikarang Dukung NTSC 2026, Perkuat Kompetensi Generasi Hospitality

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB

Keterangan foto: Ilustrasi tindak pidana korupsi yang berdampak terhadap kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Jakarta

Prof Romli Nilai Korupsi Rugikan Hak Sosial Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:02 WIB

Kondisi bangunan Rumah Sakit Watunggong di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang akan didukung pembangunannya melalui bantuan kemanusiaan Rp2,1 miliar dari masyarakat Kota Bekasi.

Nasional

Warga Bekasi Galang Rp2,1 Miliar, Bangun Rumah Sakit di NTT

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:37 WIB