RakyatJabarNews.com, Cirebon– Keberadaan lahan kritis Kabupaten Cirebon kini bisa di ubah menjadi lahan produktif yang menghasilkan dengan nilai ekonomi tinggi namun tidak memerlukan biaya yang terlalu tinggi, ini dibuktikan oleh sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Tani disalah satu Desa yang lahannya berbukit dan tidak produktif.
Adalah Kelompok tani Sereh Wangi Subur Makmur asal Desa Belawa Kecamatan Lemahabang yang bercocok tanam jenis sereh wangi yang dibantu oleh Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBMBRI) Bandung yang mengelontorkan program Peningkatan Keterampilan Usaha Rakyat (PKUR), Kamis (9/8/2018).
Ditemui dalam acara launching Peningkatan Keterampilan Usaha Rakyat (PKUR) Yayasan Baitul Mail Bank Rakyat Infonesia (YBMBRI) Bandung, yang sekaligus penyulingan sereh wangi yang perdana, Ketua Pelaksana Harian, Ujang Sudarman mengatakan produk minyak sereh Wang yang dihasilkan dari lahan milik kelompok tani subur makmur sangat bagus dan bisa dijadikan penghasilan yang sangat menjanjikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sereh Wangi ini sangat mudah ditanam dan tidak memerlukan banyak perawatan sehingga sangat ekonomis namun memiliki nilai jual yang tinggi dan kami melihat hasil penyulingan minyak sereh wangi disini bagus sekali,”paparnya.

Sedangkan menurut Perwakilan PT. Pemalang Agro Wangi (Red. PT. PAW) asal Cibubur Jakarta yang hadir dalam launching Penyulingan sereh wangi, Adin mengatakan jika harga 1 Kg minyak sereh wangi murni di beli dari petani mencapai 250 ribu rupiah dan dalam sehari kelompok tani bisa melakukan penyulingan minyak sebanyak 2 kali dengan hasil 6 Kg maka hasil perhari bisa mencapai 1.5 Juta rupiah.
“Kami dari perusahaan dari Jakarta siap membeli produk minyak sereh wangi dengan harga 250 ribu perkilogramnya, kami berharap kelompok tani disini bisa meningkatkan hasil produksi minyak sereh wangi dan kami berikan jaminan pasar seharga 250 ribu,” ujarnya.
Sedangkan menurut Ketua Kelompok Tani Sereh Wangi Subur Makmur, Duliman melihat hasil penyulingan minyak sereh dan prospek kedepan maka kelompok yang berjumlah 20 orang akan memperluas lahan dari 6 Hektar menjadi puluhan hektar.
“Setelah melihat hasil dan prosfek maka kelompok kami akan memperluas area tanaman sereh wangi dari 6 hektar menjadi puluhan hektar,” tegasnya. (ymd/RJN)









