Mawaddi Lubby: Saya Apresiasi Perdamaian Online dan Konvensional

- Redaksi

Sabtu, 18 November 2017 - 14:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Terkait dengan perdamaian antara angkutan online dan konvensional di Kota Cirebon, Partnership Engagement Executive Grab Jawa Barat Mawaddi Lubby mengatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasikan terhadap apa yang dilakukan oleh Kota Cirebon. Hal ini tentu juga upaya keras dari pemerintah dan kepolisian Kota Cirebon dalam mendamaikan keduanya.

“Kami sangat apresiasi terhadap mitra kami di Cirebon yang bisa berdamai dengan konvensional. Hal ini tentu juga dengan bantuan pemerintah dan kepolisian setempat,” jelasnya saat ditemui awak media saat acara silaturahmi Mitra Grab di Makorem 036/SGJ, Jl. Brigjen Dharsono (By Pass) Kota Cirebon hari Sabtu (18/11).

Baca Juga :  Kuningan Jadi ‘Lautan’ Motor Honda Klasik

Menurutnya, apa yang terjadi di kota Cirebon tersebut bisa menjadi contoh untuk menyelaraskan perdamaian konvensional dan online di kota lainnya. Dia mencontohkan dalam hal ini Kota Bandung, yang masih berselisih antara keduanya.

Mengenai logo yang harus dipasang di belakang, pihaknya sebagai aplikator tentunya berkewajiban hanya untuk mengingatkan kepada para mitranya. Sebab, tentunya ini adalah kesepakatan yang dibuat oleh mitra dan pangakalan, bukan Grab dan konvensional.

Baca Juga :  Kapolres Cirebon: Kita Adakan Rapat Internal hari Sabtu dan Senin

“Tapi jika itu memang bisa menunjang kondusivitas di Cirebon, maka kami akan mengingatkan,” tuturnya.

Mengenai kuota yang dibatasi, pihaknya juga masih belum menerima, tapi hanya menyesuaikan semenjak diberlakukannya Permenhub dalam waktu 3 bulan hingga berlakukan.

“Kami saat ini masih dalam tahap pengkajian dan tentu akan melakukan penyesuaian yang diperlukan terhadap dampak yang dikeluarkan oleh Permenhub,” jelasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Syafiqa Dzikria Nafasya Raih Penghargaan Anugerah Anak Indonesia Awards 2026
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
PrimeBiz Hotel Cikarang Gelar Bekasi Heritage Experience, Ajak Peserta Belajar Membatik
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Syafiqa Dzikria Nafasya Raih Penghargaan Anugerah Anak Indonesia Awards 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:53 WIB

BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon

Berita Terbaru