Distan Bekasi Antisipasi Kemarau, Petani Diminta Ubah Pola Tanam

- Redaksi

Rabu, 22 April 2026 - 17:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Petani mengelola lahan sawah di Kabupaten Bekasi sebagai bagian dari upaya menjaga produktivitas di tengah potensi musim kemarau.

i

Petani mengelola lahan sawah di Kabupaten Bekasi sebagai bagian dari upaya menjaga produktivitas di tengah potensi musim kemarau.

Kabupaten Bekasi – Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi mulai menyiapkan langkah antisipatif menghadapi musim kemarau dan potensi kekeringan di sektor pertanian.

Meski demikian, kondisi lahan sawah saat ini masih dinilai aman dan belum terdampak kekeringan.

Ketua Tim Produksi Tanaman Pangan Distan Kabupaten Bekasi, Dodo Hadi Triwardoyo, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai upaya mitigasi, salah satunya pemetaan lahan sawah yang berpotensi terdampak.

“Kami memetakan lokasi-lokasi sawah yang rawan kekeringan, termasuk mendata pompa bantuan pemerintah maupun milik petani yang tersedia di lapangan,” ujarnya saat ditemui di Kompleks Pemkab Cikarang Pusat, Rabu (22/4/2026).

Selain itu, Distan juga mendata sumber-sumber air yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pertanian, khususnya saat musim kemarau.

Baca Juga :  Bela Palestina, Babeh Damin: Ini Teriakan Nurani, Bukan Sekadar Seruan Agama

Dodo menjelaskan, pihaknya turut melakukan sosialisasi kepada petani terkait pola tanam yang lebih adaptif terhadap ketersediaan air.

“Petani kami imbau untuk mempertimbangkan pergiliran tanaman ke komoditas yang tidak membutuhkan banyak air,” katanya.

Ia menambahkan, hingga saat ini belum ada lahan yang masuk kategori rawan kekeringan. Hal tersebut ditopang oleh kondisi normalisasi saluran yang masih mampu memenuhi kebutuhan irigasi.

Baca Juga :  Siapkan 107 SPKLU, Travoy Rest JMRB Siap Dukung Perjalanan Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

“Untuk sementara kondisi masih aman dan cukup mendukung pertanaman padi,” jelasnya.

Meski begitu, Distan tetap merekomendasikan alternatif komoditas yang lebih tahan terhadap keterbatasan air, seperti jagung, ketimun, dan berbagai jenis sayuran.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif agar produktivitas pertanian di Kabupaten Bekasi tetap terjaga di tengah potensi perubahan cuaca ke depan. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Hina Wartawan dan Institusi Pers, Kadis LH Bekasi Berurusan dengan Polisi
MARAKA Kenalkan Sustainability dan Budaya kepada Siswa SMPN 4 Cibitung
Kemensos Libatkan 1.500 Mahasiswa Unhan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat di 182 Titik
BRIN Siapkan Mesin Air 10 Ribu Liter per Hari untuk Sekolah Rakyat
Jelang Dua Tahun Pemerintahan, #PrestasiPrabowo Puncaki Trending X Indonesia
Kepala DLH Kabupaten Bekasi Bantah Tudingan Usir dan Hina Wartawan
Pemkot Bekasi Bongkar 88 Bangunan Liar di Lahan PJT II
Aksi Damai Digelar 15 Oktober, Wartawan Desak Pemkab Bekasi Periksa Dugaan Perlakuan Tak Patut

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:52 WIB

Dugaan Hina Wartawan dan Institusi Pers, Kadis LH Bekasi Berurusan dengan Polisi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:00 WIB

MARAKA Kenalkan Sustainability dan Budaya kepada Siswa SMPN 4 Cibitung

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Kemensos Libatkan 1.500 Mahasiswa Unhan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat di 182 Titik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:13 WIB

BRIN Siapkan Mesin Air 10 Ribu Liter per Hari untuk Sekolah Rakyat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Jelang Dua Tahun Pemerintahan, #PrestasiPrabowo Puncaki Trending X Indonesia

Berita Terbaru

Petugas gabungan memeriksa lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkoba dalam operasi di Jakarta Barat.

Jakarta

Polri Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Diamankan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 05:57 WIB