Bapenda Bekasi Intensifkan Pendataan Pajak Reklame, Kejar PAD

- Redaksi

Senin, 27 April 2026 - 07:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses pemasangan stiker peringatan pajak reklame oleh Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bekasi di area pusat perbelanjaan.

i

Proses pemasangan stiker peringatan pajak reklame oleh Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bekasi di area pusat perbelanjaan.

Kabupaten Bekasi – Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bekasi (Bapenda) mengintensifkan pendataan dan pemutakhiran pajak reklame di kawasan komersial guna mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Bapenda, Iwan Ridwan, mengatakan langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja. Tim diturunkan untuk menyisir titik-titik reklame strategis secara menyeluruh dan terstruktur.

“Pendataan ini untuk mengoptimalkan PAD sekaligus memberi efek jera bagi wajib pajak yang masa tayangnya habis, sehingga kepatuhan dapat meningkat,” ujarnya usai pengawasan di Living World Grand Wisata, Desa Lambang Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, pada Selasa (14/4/2026) beberapa waktu lalu.

Menurutnya, penertiban mulai menunjukkan hasil di lapangan. Di kawasan AEON Mall, pengelola langsung memperpanjang izin reklame dua hari setelah pemasangan stiker peringatan oleh petugas.

Baca Juga :  Ketua APDESI Kabupaten Bekasi Peringati Hari Desa Nasional 2025

“Bapenda terus melakukan penyisiran di sejumlah pusat komersial, meliputi pendataan hingga monitoring kepatuhan wajib pajak secara berkala,” katanya.

Ia juga mengimbau pelaku usaha segera memperpanjang atau mendaftarkan reklame agar tidak terkena sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Pajak Daerah, Hendra Sugiarta, optimistis target PAD dapat tercapai dengan strategi yang terukur dan dukungan semua pihak.

Selain pajak reklame, Bapenda juga melakukan pengawasan pajak hiburan dari konser yang digelar di Trans Snow World dan Meikarta.

Baca Juga :  Dari Bekasi ke Tanah Suci, 435 jemaah haji berangkat Membawa Harapan dan Doa

“Kami memantau langsung penjualan tiket karena pajak hiburan sebesar 10 persen dari total penjualan, sehingga potensi penerimaan daerah bisa dihitung lebih akurat,” ujarnya.

Saat ini, Bapenda masih menunggu pembayaran dari penyelenggara konser dan terus melakukan koordinasi agar kewajiban pajak segera dipenuhi. (ADV)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang
Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global
Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:41 WIB

Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:53 WIB

Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang

Senin, 1 Juni 2026 - 10:01 WIB

Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global

Berita Terbaru