Uri Huryati: Menjadi Orangtua Millenial di Era Perubahan itu Penting

- Redaksi

Sabtu, 28 Juli 2018 - 18:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Uri Huryati Anggota DPRD Kota Bekasi Menghadiri Seminar, Sabtu (28/18).

i

Uri Huryati Anggota DPRD Kota Bekasi Menghadiri Seminar, Sabtu (28/18).

RakyatJabarNews.com, Bekasi– Untuk mendukung pertumbuhan anak “Zaman Now”, para orangtua dan guru SMP Islam Al Azhar Kemang Pratama sepakat menggelar seminar sehari bertema “Menjadi Orangtua Millenial di Era Perubahan”, bertempat di Masjid Kampus Al Azhar Kemang Pratama, Sabtu (28/7/2018).

Seminar tersebut mendapat tanggapan dari Anggota Komisi C DPRD Kota Bekasi (Fraksi Golkar), Uri Huryati yang saat itu juga hadir dalam pertemuan silaturahmi para orangtua murid dan guru tersebut.

“Bagi saya pribadi, seminar ini baik sekali, saya sangat mengapresiasi. Tentuya ini jarang sekali dilakukan di sekolah-sekoah, SMP menggelar seminar seperti, apalagi di awal-awal ajaran baru. Tentunya tujunnya silaturahmi untuk menyatukan para orangtua murid baru, agar secara tidak langsung mengetahui lingkungan sekolah,”ujar Uri Huryati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, peran serta orang tua pun harus aktif berparsitipasi, agar segala permasalahaan anak-anak bisa teratasi dan lebih mudah. Apalagi di zaman now ini, dalam mendidik anak-anak milenial orangtua juga harus bisa menempatkan diri. Karena anak-anak lahir bukan di zaman seperti orangtua dulu, dan terkadang orangtua agak “kolot” dengan melarang anaknya ini dan itu.

Baca Juga :  Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2023 PT Marga Lingkar Jakarta

“Saya akui, berat juga buat kita mendidik anak–anak milenial zaman sekarang. Apa lagi sekarang alat komunikasi serba canggih, seperti teknologi yang bisa dilakukan anak. Maka dengan adanya seminar ini sangat bagus, jadi tau bagaimana menyikapi sifat anak, karena anak-anak sekarang keinginnannya berbeda,” katanya.

Sesuatu yang disikapi tentang anak, kadang ada anak yang penurut sekali, dan ada yang membangkang. “Inilah yang menjadi PR, peran orangtua harus lebih peka terhadap perkembagan anak Zaman sekarang. Dan tidak menutup kemungkinan, anak-anak sekarang menggunakan teknologi seperti gedjet, tergantung kita bisa memantau dan menggunakannya kapan untuk anak,” kata Uri.

Baca Juga :  Dalam Rangka Hari Karya Dhika Tahun 2021, Kementerian Hukum dan HAM Menyenlenggarakan Seminar Nasional

Wanita yang saat ini maju kembali mencalonkan diri sebagai anggota legislatif 2019–2025 untuk daerah pemilihan (Dapil) Rawalumbu, Narogong dan Mustika Jaya, mengungkapkan, perannya sebagai ibu rumah tangga yang aktif sebagai wanita karir dan anggota DPRD Kota Bekasi, tentunya membuat ia banyak tugas di luar rumah. Sehingga harus pintar–pintar membagi waktu antara mengurus pekerjaan dan mengurus keluarga.

“Tentunya keluarga adalah nomer satu, oleh karena itu, disaat saya dan suami sedang bekerja, di rumah saya libatkan neneknya, tantenya, bahkan mbaknya untuk memantau anak,” katanya.

“Karena kalau anak di masa puber ini dilepas akan bahaya. Maka dari itu juga saya memilihkan sekolah SMP Al-Azhar ini yang lebih banyak kegiatan agamanya, kegiatannya juga jelas. Pengawasannya juga ketat, sangat baik buat mendidik anak. Apalagi di sekolah Al-Azhar ini ada sistem detektif, dimana fungsinya menantau anak bolos bisa terdeksi,” tambah Uri.

Baca Juga :  Seminar, TÜV Rheinland dan BSSN Soroti Pentingnya Keamanan Teknologi Operasional di Indonesia 

Kepala SMP Islam Al Azhar 9 Kemang Pratama, Bekasi, Nurhadi menyampaikan, peran seorang ibu adalah madrasah pertama bagi anak–anaknya, dan sekolah adalah mitra bagi orang tua dalam pembekalan pendidikan anak.

“Seminar ini sangat bagus, dan ini merupakan kondisi ideal yang akan mendukung upaya pendidikan anak apabila sesama orangtua, sesama guru, orangtua dan guru dapat menjalin hubungan yang harmonis. Sehingga anak dapat menikmati pendidikan yang kondusif dan selaras di sekolah dan rumah,”ungkapnya.

Menurutnya, seminar seperti ini harus terus dilaksanakan. Karena ada kerjasama antara orangtua dan guru dalam hal pembinaan kepada anak-anak.

“Tidak cukup seorang ibu saja mendidik anak, harus ada sinergritas dengan lingkungan, termasuk pihak sekolah, supaya orangtua nyambung dalam mendidik anak-anaknya di zaman milenial ini,”tandasnya.(zi/AdV/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim dari 7 Desa Ramaikan Gelaran UMKM Cibitung, Camat Dorong Event Pemuda Rutin
Diduga Berpotensi Cemari Udara, Usaha Pembuatan Arang di Sumur Batu Disegel
Fadly Bawa Inovasi Pengentasan Kemiskinan, Kabupaten Bekasi Bidik Gelar ASN Berprestasi Jabar
Tiga ASN Kabupaten Bekasi Tembus Persaingan Provinsi, Bidik Prestasi Nasional
Bupati Asep Tekankan Tiga Karakter Pemuda: Patriotik, Gigih, dan Berempati
Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!
RAPBD 2027 Disepakati, Harris Bobihoe Minta Sinergi Eksekutif-Legislatif Dijaga
32 Ribu Lowongan Kerja Tersedia di Nyari Gawe, Warga Bekasi Bisa Cari Kerja Tanpa Calo

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tim dari 7 Desa Ramaikan Gelaran UMKM Cibitung, Camat Dorong Event Pemuda Rutin

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Fadly Bawa Inovasi Pengentasan Kemiskinan, Kabupaten Bekasi Bidik Gelar ASN Berprestasi Jabar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Tiga ASN Kabupaten Bekasi Tembus Persaingan Provinsi, Bidik Prestasi Nasional

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Bupati Asep Tekankan Tiga Karakter Pemuda: Patriotik, Gigih, dan Berempati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!

Berita Terbaru