Menko Luhut Meminta agar Diplomat Melakukan Hal Terbaik untuk Indonesia

- Redaksi

Kamis, 12 Juli 2018 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut B. Pandjaitan mengatakan kepada para diplomat yang sedang mengikuti Sekolah Staf dan Pimpinan Kementerian Luar Negeri (Sesparlu), supaya dapat melakukan hal-hal terbaik demi bangsa, dan juga agar lebih percaya diri dalam mewakili Indonesia di dunia internasional.

“Indonesia adalah negara besar dengan berbagai kapasitasnya, perekonomian Indonesia terus bertumbuh. Berbagai kebijakan pemerintah saat ini juga sudah _on the track_, ditambah dengan adanya strategi pembangunan ekonomi kemaritiman yang akan memperkuat fondasi perekonomian dan mendorong pemerataan, untuk itulah kita harus lebih percaya diri,” ujar Menko Luhut saat didaulat untuk memberikan kuliah umum dan pembekalan di hadapan peserta diklat Sesparlu ke 59, di Pusdiklat Kemenlu, Rabu (11/7/2018).

Baca Juga :  BI Mendorong Perbankan untuk Mengubah Kartu ATM Pita Magnetik dengan Chips

Menko Luhut mengakui, perekonomian global diperkirakan akan terus berfluktuasi, dan tekanan terhadap mata uang rupiah juga akan terjadi. Namun, Menko Luhut menegaskan kepada para setiap diplomat yang hadir, bahwasanya langkah pemerintah saat ini telah membuat perekonomian nasional stabil dan relatif dapat meredam apabila terjadi guncangan perekonomian global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Diplomat harus bekerja secara terintegrasi dan bervisi ke depan, dan yang penting tetap kedepankan kepentingan nasional dalam setiap melaksanakan tugas, kita juga tidak perlu khawatir berlebihan terhadap prospek perekonomian nasional,” tambah Menko Luhut.

Diakui oleh salah satu peserta Sesparlu ke 59, sekaligus Koordinator Fungsi Sosial Budaya yang pernah bertugas di KBRI Tiongkok, Santo Darmosumatero. Bahwa, di mata dunia internasional, Indonesia sudah dipandang sebagai negara penting dengan kapasitas dan potensi besarnya di berbagai bidang, antara lain di bidang ekonomi dan pariwisata. Namun demikian, di kalangan masyarakat umum dunia internasional, belum banyak yang percaya dengan potensi Indonesia, oleh karena banyak dari mereka yang belum pernah ke Indonesia.

Baca Juga :  Konsisten Dukung Digitalisasi UKMXL Axiata Sosialisasi Solusi Digital dan Sisternet di HUT ke-44 DEKRANAS

“Namun sekarang profil Indonesia semakin meningkat karena semakin banyak orang yang berkunjung ke Indonesia, oleh karena itu kita harus meningkatkan kapasitas dari potensi-potensi kita seperti pariwisata, dan kita harus lebih banyak mengundang mereka untuk berkunjung ke Indonesia, dengan demikian nanti mereka lah yang akan bercerita kepada yang lainnya mengenai potensi negara Indonesia,” ujarnya.

Darmo juga menggaris bawahi himbauan dari Menko Luhut. Dimana para diplomat, selain harus menjelaskan potensi Indonesia kepada dunia internasional, di saat yang sama juga harus memiliki data-data yang berkualitas mengenai potensi Indonesia.

Baca Juga :  Menyoal Dwifungsi Polri

“Omongan kita itu didukung dengan data-data yang lengkap. Kita juga harus memantau seperti bagaimana ranking Indonesia di dunia internasional dan sepertinya rangking Indonesia juga cukup tinggi, terima kasih kepada Pak Luhut yang telah memberikan semangatnya kepada kami,” tutupnya.

Kepemimpinan menjadi salah satu fokus Diklat Sesparlu ke 59, dan ini juga sebagai persiapan guna menghadapi tugas para diplomat yang dinilai cukup menantang pada saat ini, rata-rata setiap peserta sudah ditugaskan selama 2-3 kali di berbagai negara. Diklat Sesparlu ke 59 diikuti oleh 27 peserta dan akan dilaksanakan selama 2 bulan.(Rls/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IEE Series 2026 Digelar Perdana di Balikpapan
Polda Riau Ungkap 1.333 Kasus Kejahatan Jalanan, 525 Tersangka Berhasil Diamankan
IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur
One Way TransJawa
55 Ribu Kendaraan Sudah Lewat Tol Fungsional Prosiwangi Saat Mudik Lebaran 2026
Tol Surabaya–Gempol Diperlebar, Progres Proyek Capai 62,30%
Jelang Lebaran 2026, Jasa Marga dan Korlantas Polri Perkuat Keamanan Jalan Tol di Jawa Timur
Jaringan Pulih Pasca Banjir, XLSMART–KOMDIGI Pastikan Komunikasi Warga Aceh Kembali Normal

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:40 WIB

IEE Series 2026 Digelar Perdana di Balikpapan

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:02 WIB

Polda Riau Ungkap 1.333 Kasus Kejahatan Jalanan, 525 Tersangka Berhasil Diamankan

Selasa, 7 April 2026 - 08:33 WIB

IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur

Rabu, 25 Maret 2026 - 16:53 WIB

One Way TransJawa

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:28 WIB

55 Ribu Kendaraan Sudah Lewat Tol Fungsional Prosiwangi Saat Mudik Lebaran 2026

Berita Terbaru