RakyatJabarNews.com, Cirebon – Amanat Sunan Gunung Jati, ‘Ingsun titip tajug lan fakir miskin (saya titip masjid dan fakir miskin)’ ternyata masih di pelihara oleh sebagian orang Cirebon, yang masih peduli akan nasib masyarakat yang taraf ekonominya masih rendah.
Seperti yang terpantau awak media RakyatJabarNews.Com di Jl. Kesambi, tepatnya di depan RSUD Gunung Jati Cirebon, telah tertangkap kamera sebuah mobil mewah buatan Eropa berhenti di dekat penarik becak. Kemudian, orang di dalam mobil tersebut memberikan nasi kotak untuk dibagikan kepada para penarik becak, dan pengatur lalu lintas di pintu keluar RSUD Gunung Jati, Jumat (22/6).
Menurut Wanto (50) selaku tukang becak yang mendapatkan nasi kotak tersebut, dirinya mengaku jika setiap hari Jumat selalu menerima nasi kotak dari para dermawan yang bersedekah nasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah walau belum narik penumpang dari pagi ini, namun ada rezeki nasi kotak dari orang-orang yang peduli sama kami,” terangnya.
Hal senada juga dituturkan oleh Doni (35) yang juga mendapatkan nasi kotak, bahwa masih ada orang-orang yang peduli akan nasib kaum miskin yang untuk makan saja susah, dengan cara bersedekah nasi kotak pada para penarik beca dan orang yang hidup di pinggir jalan.
“Nasi yang kami terima ini sedekah dari orang kaya yang peduli orang-orang seperti kami,” jelasnya yang juga berprofesi sebagai pengatur lalu lintas di depan pintu keluar RSUD Gunung Jati.
Sayangnya, pihak awak media tidak bisa mendapatkan keterangan dari orang yang membagikan nasi kotak tersebut. Karena, mobilnya sudah pergi terlebih dahulu sebelum sempat diwawancarai.(Ymd/RJN)









