Miris, Ajang Jaka Rara Kota Cirebon 2018 Tidak Mendapatkan Anggaran Dana dari Pemkot Cirebon

- Redaksi

Minggu, 1 April 2018 - 19:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Ajang pemilihan duta pariwisata dan budaya Jaka Rara Kota Cirebon tahun 2018 ternyata menggunakan dana anggaran mandiri dari Paguyuban Jaka Rara Kota Cirebon. Pemerintah Kota Cirebon, dalam hal ini Dinas Pemuda Olah Raga Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon hanya memberikan dukungan berupa izin saja, namun bukan dalam bentuk dana.

Menurut Zam Ibraz selaku Wakil Ketua Paguyuban Jaka Rara Kota Cirebon sekaligus merangkap sebagai Ketua Panitia Jaka Rara Kota Cirebon 2018, ajang kebudayaan dan pariwisata seperti Jaka Rara ini belum mendapatkan prioritas dari pemerintah Kota Cirebon. Padahal, ajang semacam ini seharusnya mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah, karena mengenalkan Kota Cirebon kepada masyarakat.

Baca Juga :  Cooking Class Junior di Aston Cirebon Hotel, Mengajarkan Memasak Sejak Dini

Dia menjelaskan, Kementrian Pariwisata sudah mewajibkan seluruh daerah untuk melakukan penyelenggaraan duta pariwisata dan budaya. Hal senada juga sesuai dengan nawacita Jokowi, bahwa pariwisata itu menjadi unggulan nomor satu. Maka semua daerah harus mengikuti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini yang menjadi keprihatian bagi kami, bahwa Jaka Rara Kota Cirebon belum mendapatkan perlakuan prioritas seperti di kota-kota lain. Seperti Bandung, Bekasi, dan Depok punya duta wisata yang sangat diperhatikan, pemilihannya tertata, jurinya profesional, dan tempat yang layak,” jelasnya saat ditemui RakyatJabarNews.com di di Komplek Perumahan Graha Alwita, Jl. Perjuangan Majasem Kota Cirebon, Sabtu (31/3).

Zam yang juga finalis Jaka 2017 melanjutkan, meskipun ajang Jaka Rara Kota Cirebon tahun ini tidak dianggarkan dari dinas terkait, namun pihaknya tidak bisa diam saja. Karena, Kota Cirebon butuh wajah baru untuk menyebarkan pariwisata dan budaya Kota Cirebon.

Baca Juga :  Swiss-Belhotel Cirebon Gelar Wedding Expo 2017

“Jadi, kita menggunakan anggaran dari kas paguyuban dan perusahaan yang terlibat,” terangnya.

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang selalu dianggarkan dari pemerintah Kota Cirebon, menurut Zam, tahun ini benar-benar mandiri dalam hal anggaran. Dinas terkait memutuskan kalau tahun ini tidak diadakan pemilihan. Namun, pihak pabuyuban bersikukuh untuk mengadakan, karena nantinya Kota Cirebon akan punya nama jelek di Jawa Barat karena sering tidak mengirimkan wakilnya di Jawa Barat.

Hal tersebut karena nantinya para finalis Jaka Rara Kota Cirebon akan dikirimkan ke Bandung untuk diikutkan dalam Mojang Jejaka Provinsi Jawa Barat. Untuk itu, jika tahun ini tidak diadakan pemilihan, maka Kota Cirebon tidak akan memiliki wakil dalam ajang di Bandung nanti.

Baca Juga :  Sejarah Tradisi Adzan Pitu di Masjid SCR Cirebon

“Kita selalu ditanya Dinas Pariwisata Provinsi dan Gubernur, karena kita jarang mengirimkan wakil,” terangnya.

Zam menambahkan, ada sebuah artikel tentang acara Caruban Carnival Kabupaten Cirebon yang tidak dianggarkan. Dia sangat miris dengan hal tersebut. Apalagi, keadaan tersebut hampir mirip dengan ajang Jaka Rara Kita Cirebon tahun ini yang tidak mendapatkan anggaran dari pemerintah.

“Kita dibuat bertanya-tanya mengapa tahun ini kita tidak mendapatkan anggaran. Kita ingin agar bisa diperhatikan secara lebih baik,” harapnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Syafiqa Dzikria Nafasya Raih Penghargaan Anugerah Anak Indonesia Awards 2026
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
PrimeBiz Hotel Cikarang Gelar Bekasi Heritage Experience, Ajak Peserta Belajar Membatik
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Syafiqa Dzikria Nafasya Raih Penghargaan Anugerah Anak Indonesia Awards 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Berita Terbaru