Warga Gumulung Lebak Terisolasi Akibat Jembatan Ambruk ke Dasar Jurang Sungai Cikanci

- Redaksi

Minggu, 25 Februari 2018 - 21:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Akses masyarakat Gumulung Lebak Kecamatan Greged Kabupaten Cirebon menjadi terputus karena ambruknya jembatan sepanjang 12 meter ke sungai Cikanci. Akibatnya, sudah dua hari masyarakat yang ingin menemui sanak famili, belanja ke pasar, maupun ke sekolah, harus rela memutar dua desa, yakni Desa Sindangkempeng dan Desa Nanggela.

Menurut warga setempat, kejadian berawal ketika hujan lebat, air sungai meluap. Akibatnya, struktur pondasi jembatan menjadi longsor yang terjadi pada Jumat (23/2) sore hari pukul 16.00 WIB. Dan ambruknya jembatan terjadi tepat pada pukul 22.30 WIB.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Dihebohkan dengan Penemuan Mayat

Sedangkan menurut Ucup selaku Kaur Ekbang Desa setempat mengatakan, dirinya sangat menyesalkan telatnya respons dari pemerintah. Padahal, kondisi jembatan sudah dilaporkan satu tahun sebelumnya, yang dikarenakan struktur penyangga sudah rusak dari tahun kemarin.

“Sebetulnya pihak Pemerintah Desa sangat kecewa khususnya Pak Kuwu. Pada saat ada kunjungan dari Pemda yang datang untuk meninjau jembatan yang ambruk, Kuwu awalnya enggan menemui plt Bupati dan Dinas PU PR Kabupaten Cirebon sehari setelah Kejadian ambruknya jembatan, karena merasa kecewa pengajuan tidak diindahkan oleh Pemerintah Daerah maupun pusat sehingga terkesan menunggu ambruk,” jelasnya saat ditemui di sela-sela gotong royong pembuatan jembatan dari bambu dan pohon kelapa, Minggu (25/2).

Baca Juga :  Kado Istimewa Akhir Tahun, Diberikan Oleh Pemdes

Masih menurut Ucup, sekarang warga terisolasi akibat lambannya perhatian dari Pemerintah. Padahal, musibah ini bisa diantisipasi jika saja pihak-pihak terkait mau menerima ajuan pembangunan jembatan yang sangat vital ini.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi
18 Pemegang Saham Pendiri Tolak RUPSLB PT RSB, Persoalkan Legalitas Pengangkatan Direksi-Komisaris
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:53 WIB

BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon

Rabu, 30 September 2026 - 19:59 WIB

Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon

Berita Terbaru